Kompas.com - 10/04/2020, 14:14 WIB
Tempat duduk penonton terlihat kosong saat pertandingan Spring Grand Sumo Tournament yang dilaksanakan di tempat tertutup di tengah-tengah penyebaran virus corona baru, di Osaka, barat Jepang, Minggu (8/3/2020). Kian merajalelanya virus corona (COVID-19) membuat sejumlah kawasan di berbagai belahan dunia yang selama ini dikenal ramai seketika berubah menjadi sepi. ANTARA FOTO/REUTERS/KYODOTempat duduk penonton terlihat kosong saat pertandingan Spring Grand Sumo Tournament yang dilaksanakan di tempat tertutup di tengah-tengah penyebaran virus corona baru, di Osaka, barat Jepang, Minggu (8/3/2020). Kian merajalelanya virus corona (COVID-19) membuat sejumlah kawasan di berbagai belahan dunia yang selama ini dikenal ramai seketika berubah menjadi sepi.

TOKYO, KOMPAS.com - Satu orang pegulat sumo menurut catatan Asosiasi Sumo Jepang (JSA) terbukti positif mengidap corona.

Laman kyodonews.net menulis, Jumat (10/4/2020), pegulat yang namanya tidak disebutkan itu membuat JSA mencatatkan kali pertama atlet olahraga bela diri tradisional Jepang itu terkena corona.

Baca juga: Olimpiade Tokyo 2020, Ini Peran Olahraga Sumo

"Atlet itu berada di divisi terendah dari liga sumo Jepang,"kata pernyataan JSA.

Awalnya, atlet bersangkutan mengalami demam, sepekan lalu.

Komunitas etnis tionghoa yang tergabung dalam Yayasan Hakka Aceh membagikan masker dan hand sanitizer kepada pedagang kaki lima dan warga di pasar Peunayong,Kota Banda Aceh. Rabu (08/04/2020). 5000 masker dan hand sanitizer ini dibagikan secara geratif kepada pedagang kaki lima dan warga yang tidak memilki masker saat beraktifitas diluar rumah ini dilakukan sebagi aksi berbagi sesama untuk mencegah penyebaran wabah virus corona di Aceh, seperti himbauan pemerintah masyarakat wajib menggunkan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah.Raja Umar Komunitas etnis tionghoa yang tergabung dalam Yayasan Hakka Aceh membagikan masker dan hand sanitizer kepada pedagang kaki lima dan warga di pasar Peunayong,Kota Banda Aceh. Rabu (08/04/2020). 5000 masker dan hand sanitizer ini dibagikan secara geratif kepada pedagang kaki lima dan warga yang tidak memilki masker saat beraktifitas diluar rumah ini dilakukan sebagi aksi berbagi sesama untuk mencegah penyebaran wabah virus corona di Aceh, seperti himbauan pemerintah masyarakat wajib menggunkan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah.

Baca juga: Rahasia Sehat Para Atlet Sumo

Namun begitu, tak ada yang menyangka bahwa atlet itu terkena corona.

Test yang dilakuka terhadap atlet itu akhirnya menunjukkan bahwa virus corona memang sudah ada di tubuhnya.

Warga menggunakan masker saat mengendarai sepeda listrik di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2020). Kebijakan wajib masker itu  tertuang dalam Seruan Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Penggunaan Masker Untuk Mencegah Penularan Corona Virus Disease (Covid-19).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Warga menggunakan masker saat mengendarai sepeda listrik di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2020). Kebijakan wajib masker itu tertuang dalam Seruan Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Penggunaan Masker Untuk Mencegah Penularan Corona Virus Disease (Covid-19).

"Kasus ini menyadarkan kami bahwa infeksi corona dekat dengan keseharian kami," kata Direktur Komunikasi JSA Shibatama.

"Saya berharap, atlet bersangkutan kondisinya makin membaik," lanjut Shibatama.

Warga menggunakan masker saat beraktivitas di kawasan Rumah Susun Benhill 2, Jakarta, Sabtu (4/4/2020). Kebijakan wajib masker itu  tertuang dalam Seruan Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Penggunaan Masker Untuk Mencegah Penularan Corona Virus Disease (Covid-19).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Warga menggunakan masker saat beraktivitas di kawasan Rumah Susun Benhill 2, Jakarta, Sabtu (4/4/2020). Kebijakan wajib masker itu tertuang dalam Seruan Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Penggunaan Masker Untuk Mencegah Penularan Corona Virus Disease (Covid-19).

JSA sebelumnya sudah memerintahkan atlet sumo mengubah jadwal dan format turnamen sebagai respons atas pandemi corona yang juga melanda Jepang.

JSA sempat menggelar turnamen sumo tanpa penonton di perhelatan Osaka, Maret.

JSA juga menunda Turnamen Musim Panas di Tokyo hingga dua minggu.

Jadwal anyar turnamen itu adalah 24 Mei 2020.



Sumber Kyodo News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X