Legenda Hidup Tenis Putri Argentina Ragukan Kelanjutan Turnamen Tenis Dunia

Kompas.com - 06/04/2020, 20:06 WIB
Novak Djokovic menjadi juara Wimbledon 2019 untuk nomor tunggal putra seusai mengalahkan Roger Federer dalam pertarungan 5 set, 14 Juli 2019. AFP/DANIEL LEAL-OLIVASNovak Djokovic menjadi juara Wimbledon 2019 untuk nomor tunggal putra seusai mengalahkan Roger Federer dalam pertarungan 5 set, 14 Juli 2019.

BUENOS AIRES, KOMPAS.com - Legenda hidup tenis Argentina Gabriela Sabatini meragukan kelanjutan turnamen tenis tingkat dunia lantaran pandemi corona.

Laman xinhuanet.com menulis, kelanjutan turnamen harus dibuatkan skala prioritas setelah mengalami banyak penundaan.

Baca juga: French Open dan US Open Diharapkan Tak Senasib dengan Wimbledon

"Hal itu harus dilakukan sebelum memulai kembali turnamen sekaligus memulai agenda 2021," kata kelahiran Buenos Aires, 16 Mei 1970 ini.

Hujan menunda berlangsungnya pertandingan perempat final French Open 2019, Rabu (05/06/2019) Hujan menunda berlangsungnya pertandingan perempat final French Open 2019, Rabu (05/06/2019)

"Saya ragu pada bulan-bulan ke depan akan muncul kesulitan untuk semua cabang olahraga," ujarnya.

Turnamen tenis profesional ditunda sejak Maret 2020.

IlustrasiPixabay/Coyot Ilustrasi

Lembaga tenis ATP dan WTA menunda seluruh kegiatan hingga 7 Juni 2020.

Pekan lalu, pergelaran Wimbledon ditunda kali pertama sejak Perang Dunia II.

Sementara, Prancis Terbuka bergeser penyelenggaraannya dari Mei ke akhir September 2020.

Petenis Spanyol, Rafael Nadal (2 dari kanan), berpose dengan trofi Perancis Terbuka 2018 setelah menang atas pemain Austria, Dominic Thiem (2 dari kiri), pada final di Roland Garros 2018, Minggu (10/6/2018). Mereka didampingi President Federasi Tenis Perancis, (FFT) Bernard Giudicelli (kanan) dan mantan petenis Australia, Ken Rosewall (kiri). Ini menjadi gelar ke-11 Nadal di Roland Garros.Christophe ARCHAMBAULT/AFP Petenis Spanyol, Rafael Nadal (2 dari kanan), berpose dengan trofi Perancis Terbuka 2018 setelah menang atas pemain Austria, Dominic Thiem (2 dari kiri), pada final di Roland Garros 2018, Minggu (10/6/2018). Mereka didampingi President Federasi Tenis Perancis, (FFT) Bernard Giudicelli (kanan) dan mantan petenis Australia, Ken Rosewall (kiri). Ini menjadi gelar ke-11 Nadal di Roland Garros.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Xinhuanet
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X