Saddil Ramdani Jadi Tersangka, APPI Siap Tampung Aduan

Kompas.com - 05/04/2020, 12:48 WIB
Saddil Ramdani saat menjalani sesi latihan. Pada Liga 1 2020, Saddil akan memperkuat Bhayangkara FC. Dok. SpecsSaddil Ramdani saat menjalani sesi latihan. Pada Liga 1 2020, Saddil akan memperkuat Bhayangkara FC.

KOMPAS.com - Asosiasi Pemain Profesional Indonesia ( APPI) mempersilakan Saddil Ramdani untuk mengadu terkait persoalan hukum yang sedang menjeratnya.

Saddil Ramdani resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap seseorang di Kendari.

Pemain Bhayangkara FC itu dilaporkan oleh pelapor bernama Adrian ke Polres Kendari atas dugaan menganiaya Irwan (25), warga Kelurahan WuaWua, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, pada Jumat (27/3/2020).

Hal itu membuat Saddil Ramdani harus berurusan dengan hukum di Kapolres Kendari.

Pada Sabtu (4/4/2020), Saddil Ramdanil ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan tersebut.

Baca juga: Kasus Saddil Ramdani Harus Jadi Pelajaran untuk Pemain Lain

Kuasa Hukum Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) Riza Hufaida pun turut angkat suara soal kasus yang menjerat Saddil Ramdani.

APPI akan menerima jika Saddil Ramdani mengadu kepada pihaknya.

Sebab, Saddil Ramdani juga merupakan anggota dari APPI.

"Kalau memang dia curhat mengadu ke APPI ya kami akan terima. Kami konsultasi karena kan dia punya hak hukum," kata Riza saat dihubungi BolaSport.com.

"Hak sebagai anggota APPI untuk mengeluhkan untuk menyampaikan permasalahannya untuk mendapatkan bantuan," ujar Riza lagi.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X