Terlibat Doping, Lifter Malaysia dan Thailand Dilarang Ikut Olimpiade Tokyo

Kompas.com - 05/04/2020, 06:40 WIB
Ilustrasi lifter angkat besi ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATIlustrasi lifter angkat besi
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Para atlet angkat besi Thailand dan Malaysia dilarang tampil di Olimpiade Tokyo pada tahun 2021 mendatang.

Larangan itu dikeluarkan setelah Federasi Angkat Besi Dunia (IWF) menemukan kasus doping di atlet-atlet kedua negara tersebut.

Dikutip dari Antaranews.com dari laman resmi IWF pada Sabtu (4/4/2020), IWF melarang lifter dari Thailand dan Malaysia berpartisipasi dalam Olimpiade Tokyo, kendati ajang akbar empat tahunan itu sudah mengalami penundaan selama setahun.

IWF juga menjatuhkan denda senilai 200 ribu dolar AS kepada federasi angkat besi Thailand (TAWA) yang sebelumnya secara sukarela juga sudah absen dari berbagai ajang internasional karena temuan doping tersebut.

Baca juga: Olimpiade Tokyo Ditunda, Ini Tantangan yang Kini Dihadapi PB PABBSI

Kendati demikian, TAWA dan Federasi Angkat Besi Malaysia (MWF) masih diberi kesempatan untuk mengajukan gugatan banding atas hukuman tersebut ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dalam waktu 21 hari ke depan.

Delapan lifter Thailand, termasuk dua juara bertahan Olimpiade ditemukan positif menggunakan zat terlarang pada Kejuaraan Dunia tahun lalu.

Hukuman IWF terhadap Thailand berlaku selama tiga tahun dan akan ditinjau ulang pada 7 Maret 2022 jika TAWA bisa memperlihatkan perubahan menyesuaikan regulasi.

Adapun bagi Malaysia, hukuman larangan tampil berlaku selama satu tahun dan akan ditinjau ulang pada 1 Oktober 2020.

Sebelumnya, seluruh pimpinan TAWA mengundurkan diri kurang dari sebulan setelah dugaan penyalahgunaan doping terhadap lifter usia junior yang muncul dalam serial dokumenter di televisi Jerman.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X