Ini Akibat Penundaan Olimpiade Tokyo 2020

Kompas.com - 04/04/2020, 20:03 WIB
Logo Olimpiade Tokyo 2020 ShutterstockLogo Olimpiade Tokyo 2020

LONDON, KOMPAS.com - Penundaan perhelatan Olimpiade Tokyo 2020 ternyata membawa akibat.

Setidaknya, tulis laman antaranews.com, hal ini menimpa pedayung Inggris Tom Ransley.

Ransley meraih medali emas pada cabang dayung beregu di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Sebelumnya, pada Olimpiade 2012, dia meraih perunggu.

Baca juga: Penundaan Olimpiade Tokyo Jadi Berkah untuk Atlet Lempar Lembing India

Kini Ransley berusia 34 tahun.

"Waktu saya sebagai pedayung sudah usai," tuturnya.

Warga dengan masker pelindung menjaga dari penularan virus COVID-19, mengantre secara berjarak untuk menyaksikan api Olimpiade saat tur Reli Api Olimpiade Tokyo 2020 di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020).ANTARA FOTO/REUTERS/KYODO Warga dengan masker pelindung menjaga dari penularan virus COVID-19, mengantre secara berjarak untuk menyaksikan api Olimpiade saat tur Reli Api Olimpiade Tokyo 2020 di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020).

"Sudah tidak ada lagi yang bisa saya berikan atau raih," katanya mengumumkan pengunduran dirinya.

Selama 20 tahun berkecimpung di olahraga ini, Ransley mengoleksi 2 medali emas.

Obor Olimpiade 2020 saat dipamerkan ke publik pada 1 Juni 2019 di Tokyo. AFP/BEHROUZ MEHRI Obor Olimpiade 2020 saat dipamerkan ke publik pada 1 Juni 2019 di Tokyo.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X