Saddil Ramdani Jadi Tersangka, Kariernya di Bhayangkara FC Tamat?

Kompas.com - 04/04/2020, 19:30 WIB
Saddil Ramdani saat menjalani sesi latihan. Pada Liga 1 2020, Saddil akan memperkuat Bhayangkara FC. Dok. SpecsSaddil Ramdani saat menjalani sesi latihan. Pada Liga 1 2020, Saddil akan memperkuat Bhayangkara FC.

KOMPAS.com -  Saddil Ramdani terancam kehilangan posisinya di Bhayangkara FC setelah ditetapkan sebagai tersangka

Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola Tanah Air. Pemain sayap Bhayangkara FC Saddil Ramdani resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Saddil ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyaniayaan di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Hal tersebut telah dikonfirmasi oleh Kasatreskrim Polres Kendari AKP Muhammad Sofyan Rosyidi pada Sabtu (4/4/2020).

Baca juga: Saddil Ramdani, Pemain Timnas Berlabel Tersangka

"Untuk perkara atas nama Saddil sudah naik (dari penyelidikan) ke tingkat penyidikan," kata Sofyan.

"Sekarang statusnya sudah kami naikkan sebagai tersangka," Sofyan menambahkan.

Saddil sebelumnya dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPKT) Polres Kendari atas kasus penganiayaan terhadap korban bernama Irwan (25 tahun) pada Sabtu (28/3/2020).

Laporan yang tertuang dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: STPL/109/III/2020 menjelaskan, korban mengalami luka robek di bagian kepala dan bibir, setelah dianiaya Saddil.

Baca juga: Pesan Saddil Sebelum Resmi Berstatus Tersangka Kasus Pengeroyokan

Dengan status tersangka ini, Saddil dikenai wajib lapor oleh Polres Kendari.

Kasus ini masih akan terus didalami oleh Polres Kendari dan jika terbukti bersalah, Saddil terancam bui tujuh tahun.

" Tersangka dikenakan Pasal 351 ayat 1 dan 170 KUHPidana, ancaman hukumannya 7 tahun penjara," ujar Sofyan.

Bukan hanya itu, Saddil juga terancam kehilangan tempatnya di Bhayangkara FC alias dipecat setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Bhayangkara FC Akan Ikuti Prosedur soal Kasus Saddil Ramdani

Dilansir dari laman resmi Bhayangkara FC, hal tersebut merujuk kepada aturan internal klub yang tertuang pada Pasal 12 poin 2.a soal kontrak pemain.

Bhayangkara FC bisa memutus kontrak jika pemain yang bersangkutan terjerat hukum pidana.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X