Agar Warga Tetap Aktif Berolahraga di Rumah, Pengurus Cabor Diminta Gandeng Ikon Atlet

Kompas.com - 04/04/2020, 04:00 WIB
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari. KOMPAS.COM/NUGYASA LAKSAMANAKetua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari.
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengurus dari tiap-tiap cabang olahraga diminta untuk menggandeng ikon atlet dalam upaya mengajak warga agar tetap berolahraga meski hanya di dalam rumah.

Hal itu disampaikan Presiden National Olympic Committee (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari.

Dalam rapat virtual dengan pengurus cabor, Jumat (3/4/2020), Raja Sapta Oktohari mengatakan NOC Indonesia ingin mengajak masyarakat tetap aktif berolahraga.

Menurutnya, kegiatan berolahraga bisa tetap dilakukan meski sedang menjalani pembatasan sosial dan tidak meninggalkan rumah.

"Kami ingin menggunakan momentum ini untuk mengajak masyarakat tetap aktif dari rumah sembari mengatur waktu," kata Okto, dikutip dari BolaSport.com.

"NOC juga akan segera meluncurkan program dan menghimpun dana untuk tenaga pejuang Covid-19."

Menurut Okto, NOC akan mengeluarkan tagar untuk mengajak masyarakat berolahraga di rumah melawan covid-19.

Untuk itu, ia berharap dukungan dari cabor melalui ikon olahraga masing-masing.

"NOC percaya di setiap cabang ada ikon yang punya dampak sosial yang tinggi dan luas," tutur dia melanjutkan.

Baca juga: Olimpiade Ditunda, NOC Indonesia: Atlet Bisa Lebih Mempersiapkan Diri

Okto juga mengingatkan agar masyarakat olahraga Indonesia tidak kendur semangatnya di tengah pandemi virus corona.

Apalagi, tahun 2021 akan menjadi tahun yang sibuk bagi kalender olahraga di tingkat nasional maupun internasional.

Salah satunya adalah Olimpiade Tokyo yang diundur dari pelaksanaan semula pada 24 Juli-9 Agustus 2020 menjadi 23 Juli-8 Agustus 2021.

Okto meminta para cabang-cabang olahraga tetap mempersiapkan atlet dengan sebaik mungkin di tengah pembatasan sosial selama masa pandemi.

"Untuk cabang-cabang olahraga bisa menyesuaikan program latihan dan proses karantina agar tidak mengurangi kualitas para atlet yang dijagokan meraih prestasi pada Olimpiade nanti," ucap Okto. (Lariza Oky Adisty)



Sumber BolaSport
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X