Persiapan Atlet Tak Bisa Maksimal, PON Papua Diusulkan Ditunda

Kompas.com - 03/04/2020, 23:20 WIB
Stadion Papua Bangkit, Papua. Biro Komunikasi Kementerian PUPRStadion Papua Bangkit, Papua.
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua diusulkan ditunda.

Usulan itu disampaikan oleh Anggota Komisi X DPR Fraksi PPP, Illiza Sa’aduddin Djamal.

Illiza menilai PON 2020 bisa tidak berjalan maksimal karena persiapan atlet sekarang terhenti.

Ia juga menganggap penundaan harus dilakukan mengingat pandemi COVID-19 yang sudah menyebar ke beberapa wilayah di Indonesia.

"PON adalah puncak prestasi atlet di tingkat nasional. Untuk mencapai puncak prestasi diperlukan persiapan yang detail dan program yang matang," katanya dalam keterangan yang diterima oleh Bolasport.com.

"Saat ini persiapan atlet diseluruh daerah juga terhenti, maka apabila PON 2020 kita laksanakan, sasaran tidak akan tercapai dengan baik."

Dalam keadaan seperti ini Illiza ingin imbauan pemerintah untuk tidak mengadakan acara yang menghadirkan banyak orang untuk terus dilaksanakan.

Baca juga: Penundaan PON 2020 Berkaitan dengan Payung Hukum Virus Corona

Salah satu acara yang bisa menghadirkan banyak orang itu adalah PON yang 2020 kendati rencananya baru akan digelar di Papua pada bulan Oktober-November mendatang.

Tak lupa dia juga merujuk pada gelaran event internasional lainnya yang lebih dulu ditunda seperti Olimpiade 2020, Euro 2020, bulu tangkis, tenis, balapan MotoGP, dan lain-lainnya.

"Semua event besar olahraga dunia juga telah dipastikan ditunda," terangnya.

Dengan adanya penundaan, fokus pemerintah, atlet, dan asosiasi olahraga bisa fokus dalam melawan pandemi COVID-19.

"Penundaan ini juga perlu dilakukan agar anggaran yang sebelumnya akan dipergunakan untuk PON 2020 juga bisa dialihkan pada upaya melawan pandemi COVID-19," tutup Illiza. (Muhamad Husein)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X