Alasan Cristiano Ronaldo Dibenci di Kampung Halaman Lionel Messi

Kompas.com - 02/04/2020, 21:40 WIB
Penyerang Juventus, Cristiano Ronaldo gagal membuktikan ketajamannya dalam laga Lyon vs Juventus di Liga Champions, Kamis (27/2/2020) dini hari WIB. PHILIPPE DESMAZES/AFPPenyerang Juventus, Cristiano Ronaldo gagal membuktikan ketajamannya dalam laga Lyon vs Juventus di Liga Champions, Kamis (27/2/2020) dini hari WIB.

KOMPAS.com -  Paulo Dybala menjelaskan mengapa Cristiano Ronaldo dibenci di Argentina.

Tidak ada yang meragukan sosok Cristiano Ronaldo sebagai salah satu pesepak bola terbaik di dunia saat ini.

Deretan gelar bergengsi di level klub maupun pribadi menjadi buktinya.

Selain hebat di lapangan hijau, pria kelahiran Portugal 35 tahun silam itu juga dikenal sebagai sosok yang murah hati.

Baca juga: Perilaku Cristiano Ronaldo yang Dianggap Tidak Normal

Terkini, Ronaldo menyumbang 1 juta euro (sekitar Rp 17 miliar) untuk membantu mengatasi kasus corona di Portugal.

Namun, siapa sangka, di balik "kesempurnaan" Ronaldo, masih ada beberapa orang yang membencinya.

Ya, Ronaldo ternyata menjadi sosok yang tidak disukai oleh sebagian pihak di negara asal Lionel Messi, Argentina.

Hal tersebut dijelaskan oleh rekan setim Ronaldo di Juventus, Paulo Dybala, yang kebetulan juga berasal dari Argentina pada Rabu (1/4/2020).

Baca juga: Kiper-kiper Timnas Italia Takut dengan Cristiano Ronaldo

"Tak ada satu pun yang mengenal (Cristiano Ronaldo) secara personal, tetapi begitu dia datang, kami tahu dia orang yang luar biasa, ramah, dan selalu hadir di tengah-tengah kami," ujar Dybala.

"Saya sangat terkejut, sejujurnya," ujar Dybala menambahkan.

Menurut Dybala, ada beberapa hal yang membuat Ronaldo dibenci sebagian masyarakat Argentina.

"Selama perjalanan, saya pernah berkata kepadanya bahwa di Argentina kami membencimu karena beberapa hal terkadang, tetapi selama ini, saya bertemu orang yang berbeda," ucapnya.

Baca juga: Kiper-kiper Timnas Italia Takut dengan Cristiano Ronaldo

"Anda mengejutkan saya. Lalu, dia (Cristiano) menjawab, 'Ya, ya. Saya terbiasa menerima kritik ini," ucapnya.

Persaingan Ronaldo dengan bintang Argentina, Lionel Messi, sebagai pesepak bola terbaik dunia dalam beberapa tahun terakhir diduga kuat menjadi alasan di balik hal tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X