Shopee Liga 1 2020 dan 2 Dihentikan, Nasib Sial Wasit Bisa Terulang

Kompas.com - 02/04/2020, 15:00 WIB
Perwakilan Wasit saat parade jersey dalam acara press conference dan launching Shopee Liga 1 2020, Senin (24/2/2020). Kompetisi sepak bola Liga 1 musim 2020 akan diikuti 18 klub di Indonesia yang berlangsung dari 29 Februari hingga 1 November 2020, dan akan dibuka dengan laga Persebaya Surabaya vs Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (29/2/2020). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPerwakilan Wasit saat parade jersey dalam acara press conference dan launching Shopee Liga 1 2020, Senin (24/2/2020). Kompetisi sepak bola Liga 1 musim 2020 akan diikuti 18 klub di Indonesia yang berlangsung dari 29 Februari hingga 1 November 2020, dan akan dibuka dengan laga Persebaya Surabaya vs Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (29/2/2020).

KOMPAS.com - PSSI resmi menghentikan Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2 hingga 29 Mei akibat wabah virus corona atau Covid-19 yang berkecamuk di dunia, termasuk Indonesia.

Dalam keputusan tersebut, PSSI menetapkan sejak bulan Maret hingga Juni termasuk dalam force majuere.

Artinya, kontrak klub dengan pemain, pelatih hingga staf mengalami perubahan.

Akibat tidak adanya di Tanah Air berimbas kepada pemasukan wasit. Pasalnya, berhentinya kompetisi berarti tidak ada pemasukan untuk sang pengadil pertandingan.

Berbeda dari pemain yang masih mendapatkan gaji sebesar 25 persen, perangkat pertandingan dan wasit tidak memiliki pemasukan sama sekali akibat tidak adanya pertandingan.

Baca juga: Kiper-kiper Timnas Italia Takut dengan Cristiano Ronaldo

Kondisi ini tentu bisa mengulang kembali kejadian tahun 2015, di mana PSSI saat itu dibekukan oleh Kemenpora sehingga Liga Super Indonesia 2015 berhenti. Alhasil, wasit turut kehilangan pendapatannya.

Ketua Komite Wasit PSSI, Sonhadji, tengah berupaya mencari solusi mengenai permasalahan tersebut.

"Saat ini kami memang memikirkan ke arah sana dengan kompetisi yang seperti ini, perangkat pertandingan nasibnya bagaimana," kata Sonhadji dikutip Warta Kota.

"Sekarang posisi kami sudah berdikusi dengan PSSI dan PT LIB, yang jelas kami pasti memikirkan nasib mereka," tambahnya.

Baca juga: Soal Keputusan Pemotongan Gaji Pemain, PSSI Kembali Ditentang

"Sekarang kan wasit dibayar per pertandingan, kalau tidak ada pertandingan mereka pasti tidak dibayar dan tidak ada pemasukan."

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X