Eddie Howe, Manajer Premier League Pertama yang Rela Potong Gaji

Kompas.com - 02/04/2020, 05:00 WIB
Pelatih Bournemouth, Eddie Howe, memerhatikan anak-anak asuhnya pada laga Liga Inggris melawan Manchester City di Stadion Etihad, 1 Desember 2018. AFP/PAUL ELLISPelatih Bournemouth, Eddie Howe, memerhatikan anak-anak asuhnya pada laga Liga Inggris melawan Manchester City di Stadion Etihad, 1 Desember 2018.

KOMPAS.com -  Eddie Howe menjadi manajer Premier League pertama yang dengan sukarela memotong gajinya di tengah krisis akibat pandemi virus corona.

Selain Eddie Howe, ada tiga staf Bournemouth lain yang memangkas pendapatan mereka, yakni Neill Hughes (Kepala Eksekutif Klub), Richad Hughes (Direktur Teknik), dan Jason Tindall (Asisten Manajer).

"Kepala eksekutif klub Neill Blake, direktur teknis tim pertama Richard Hughes, manajer Eddie Howe dan asisten manajer Jason Tindall telah mengambil pemotongan gaji sukarela yang signifikan," bunyi pernyataan Bournemouth, Rabu (1/4/2020).

Baca juga: Premier League Berpotensi Langgar Kontrak Hak Siar Senilai Rp 55 Triliun

Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas keuangan klub selama masa-masa yang tidak menentu, seperti sekarang ini.

The Cherries - julukan Bournemouth - juga diketahui telah "merumahkan" semetara pegawai mereka selama tiga minggu.

Namun, Bournemouth tetap berkomitmen untuk membayar upah para pekerja secara penuh.

"Kami juga telah memberi tahu sejumlah staf di semua area klub bahwa mereka akan dilabuhkan sementara, sebagai hasil dari pandemi yang sedang berlangsung," bunyi pernyataan yang sama.

"Ada satu hal yang pasti; kesejahteraan karyawan, pendukung, komunitas lokal, dan semua orang di seluruh dunia jauh lebih penting daripada pertandingan sepak bola," lanjut pernyataan Bournemouth.

Baca juga: Bahas Kelanjutan Kompetisi, Premier League Segera Gelar Pertemuan Darurat

Premier League saat ini sedang "mati suri" akibat pandemi virus corona.

Kompetisi tertinggi di Inggris itu dihentikan sementara demi keselamatan dan keamanan para pemain, serta seluruh stakeholder yang terlibat, termasuk penonton.

Seluruh jadwal pertandingan Liga Inggris ditunda hingga akhir April 2020.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X