Noda Liverpool di Anfield Stadium Berbuntut Panjang

Kompas.com - 01/04/2020, 06:00 WIB
Georginio Wijnaldum dan para pemain Liverpool merayakan golnya ke gawang Atletico Madrid, Kamis (12/3/2020 dini hari WIB. AFP/JAVIER SORIANOGeorginio Wijnaldum dan para pemain Liverpool merayakan golnya ke gawang Atletico Madrid, Kamis (12/3/2020 dini hari WIB.

Sebelumnya, kekalahan Liverpool juga dicap sebagai biang kerok dari penyebaran virus corona atau Covid-19.

Pernyataan tersebut diungkapkan langsung oleh Wali Kota Liverpool, Joe Anderson.

Bersamaan dengan hari pelaksanaan laga Liga Champions itu, Covid-19 sudah menyebar di tanah Britania Raya.

Melansir BBC, pada Rabu (11/3/2020), terdapat 596 tersebar di Britania Raya. Lebih rincinya 491 di Inggris, 60 Skotlandia, 20 Irlandia Utara dan 25 di Wales.

Baca juga: Sangat Adil Beri Liverpool Gelar Juara meski Liga Inggris Tidak Selesai

Dari jumlah 596 tersebut, tercatat 10 di antaranya meninggal dunia.

Anderson mengaitkan kedatangan para suporter Atletico Madrid dengan wabah virus corona yang melanda Liverpool.

Anderson juga mempertanyakan mengapa fans Atletico Madrid diizinkan menonton langsung tim kesayangan mereka di Anfield.

Padahal, saat itu di Spanyol sudah ada larangan datang ke stadion untuk mencegah penyebaran virus corona. Hal tersebut menjadi kejanggalan awal Anderson.

Kasus virus corona Spanyol di tanggal laga Liverpool vs Atletico Madrid mencapai 8000 lebih dengan angka kematian mencapai 297 jiwa.

"Saya tidak setuju (adanya laga), tetapi sayangnya bukan saya yang membuat keputusan itu," kata Anderson, seperti dikutip dari Liverpool Echo.

Baca juga: Kegiatan Amal Liverpool di Tengah Pandemi Virus Corona

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X