Olimpiade Tokyo Ditunda, Lee Chong Wei Minta Atlet Malaysia Tetap Tenang

Kompas.com - 27/03/2020, 10:40 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra Malaysia, Lee Chong Wei, berpose dengan medali emas yang dia raih dari kategori perorangan Commonwealth Games 2018 seusai mengalahkan Kidambi Srikanth, 19-21, 21-14, 21-14, pada laga final di Carrara Sports and Leisure Centre, Gold Coast, Australia, Minggu (15/4/2018). SAEED KHAN/AFP PHOTOPebulu tangkis tunggal putra Malaysia, Lee Chong Wei, berpose dengan medali emas yang dia raih dari kategori perorangan Commonwealth Games 2018 seusai mengalahkan Kidambi Srikanth, 19-21, 21-14, 21-14, pada laga final di Carrara Sports and Leisure Centre, Gold Coast, Australia, Minggu (15/4/2018).
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Mantan pebulu tangkis tunggal putra andalan Malaysia, Lee Chong Wei, meminta para atlet negara tersebut tetap tenang menyikapi penundaan Olimpiade Tokyo.

Lee Chong Wei kini menjabat sebagai Chief de Mission (CdM) tim Malaysia pada Olimpiade Tokyo.

Ia meminta para atlet yang sudah lolos untuk tetap tenang dan jangan panik.

"Sekarang, kita semua harus tinggal di rumah saja dulu. Para atlet sebaiknya berlatih dan menjaga kesehatan. Hal terpenting adalah tetap menjaga keselamatan," kata Lee.

Peraih tiga medali perak olimpiade tersebut juga memastikan dia tetap menunggu arahan dari Komite Olimpiade Malaysia, OCM, untuk langkah selanjutnya.

"Sekarang kami semua harus menunggu langkah selanjutnya dari IOC, Pemerintah Jepang, serta OCM. Ini keputusan besar, jadi semua harus menunggu," tutur dia melanjutkan.

Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Pemerintah Jepang akhirnya sepakat menunda pesta olahraga dunia empat tahunan tersebut akibat pandemi virus corona alias Covid-19.

Baca juga: Penundaan Olimpiade 2020 Bisa Beratkan Indonesia, Menpora Ambil Langkah Penyesuaian

Penundaan Olimpiade Tokyo 2020 diumumkan oleh IOC melalui laman resmi Olympic.org pada Selasa (24/3/2020).

Dalam pernyataannya, IOC mengonfirmasi bahwa olimpiade musim panas tahun ini akan ditunda dari jadwal semula, pada 24 Juli-9 Agustus 2020, ke tahun 2021.

Keputusan menunda Olimpiade Tokyo diambil menyusul perundingan yang dilakukan Pemerintah Jepang dan Presiden IOC Thomas Bach via telepon pada hari yang sama.

Berbagai komite olahraga nasional (NOC) sebelumnya telah mendesak IOC untuk menunda Olimpiade 2020.

Kanada bahkan mengancam akan mundur dari kompetisi. (Lariza Oky Adisty)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X