Terancam Virus Corona, Panitia Putuskan Kelanjutan Wimbledon 2020 pada Pekan Depan

Kompas.com - 26/03/2020, 19:40 WIB
Petenis Serbia, Novak Djokovic, mencium trofi juara Wimbledon yang dia dapatkan setelah mengalahkan petenis Swiss, Roger Federer, pada partai final yang berlangsung di All England Tennis Club, London, Minggu (6/7/2014). Djokovic menang 6-7 (7), 6-4, 7-6 (4), 5-7, 6-4. AFP PHOTO/CARL COURTPetenis Serbia, Novak Djokovic, mencium trofi juara Wimbledon yang dia dapatkan setelah mengalahkan petenis Swiss, Roger Federer, pada partai final yang berlangsung di All England Tennis Club, London, Minggu (6/7/2014). Djokovic menang 6-7 (7), 6-4, 7-6 (4), 5-7, 6-4.

KOMPAS.com - All England Lawn Tennis Club (AELTC) akan memutuskan kejelasan turnamen Wimbledon 2020 pekan depan.

Pandemi virus corona telah membuat banyak turnamen olahraga ditunda bahkan dibatalkan, tak terkecuali tenis.

Sebelumnya, AELTC sebagai pihak penyelenggara mengatakan Wimbledon 2020 tak mungkin diselenggarakan tertutup menyusul kondisi yang belum kondusif akibat Covid-19.

Lebih lanjut, pihak penyelenggara juga menambahkan kemungkinan pembatalan atau penundaan Wimbledon 2020 karena pandemi virus corona bisa terjadi.

Baca juga: Turnamen Tenis yang Kena Dampak Perubahan Jadwal French Open

Melihat wabah Covid-19 yang masih terus meningkat dan tekanan untuk segera memutuskan kejelasan Wimbledon 2020, dewan utama AELTC akan melakukan pertemuan darurat dan memutuskan hasilnya pada pekan depan.

Sejatinya, Wimbledon 2020 akan dilangsungkan di All England Lawn Tennis & Croquet Club, London, Inggris, pada 29 Juni-12 Juli mendatang.

CEO AELTC, Richard Lewis, mengatakan kesehatan dan keselamatan semua pihak tetap menjadi prioritas.

"Covid-19 telah memberikan kita tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Richard Lewis dikutip Kompas.com dari BBC.

"Kondisi ini mempengaruhi cara hidup kita dan bagaimana banyak pihak mengambil keputusan dengan cara-cara yang tidak bisa kita bayangkan sebelumnya."

"Satu-satunya pertimbangan yang terpenting di setiap pengambilan keputusan adalah kesehatan semua pihak dan kami bertekad untuk bertanggung jawab melalui keputusan yang kami buat."

"Kami bekerja keras untuk memastikan rencana kami pada 2020 ini. Kami akan mengadakan pertemuan darurat dengan dewan utama pekan depan untuk memutuskan kelanjutan Wimbledon 2020," demikian ucap Richard Lewis melanjutkan.

Baca juga: Pandemi Global Virus Corona, Ini Catatan Tenis ATP dan WTA

Pada awal bulan ini, French Open 2020 menjadi turnamen tenis pertama yang terdampak pandemi virus corona.

French Open 2020 yang semula dijadwalkan berlangsung pada Mei ditunda hingga September, satu pekan setelah US Open berakhir.

Sementara itu, tur ATP dan WTA juga masing-masing telah ditangguhkan hingga 27 April dan 2 Mei sebelum akhirnya diperpanjang hingga 7 Juni.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X