Petinju Inggris Kecam Permintaan Deontay Wilder untuk Duel Ulang Lawan Tyson Fury

Kompas.com - 26/03/2020, 05:30 WIB
Petinju asal Inggris, Tyson Fury, sukses meraih sabuk juara kelas berat versi WBC setelah mengalahkan Deontay Wilder, Minggu (23/2/2020) pagi WIB. AFP/JOHN GURZINSKIPetinju asal Inggris, Tyson Fury, sukses meraih sabuk juara kelas berat versi WBC setelah mengalahkan Deontay Wilder, Minggu (23/2/2020) pagi WIB.

KOMPAS.com - Langkah Deontay Wilder mengajukan klausul rematch atau pertarungan ulang melawan Tyson Fury mendapat kecaman dari petinju kelas berat asal Inggris, Dillian Whyte.

Deontay Wilder mengajukan pertarungan ulang setelah kalah dari Tyson Fury pada duel jilid kedua.

Wilder kalah technical knock out atau TKO pada ronde ketujuh dalam duel jilid kedua yang berlangsung di MGM Grand Arena, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, 23 Februari lalu.

Hasil tersebut membuat Fury memperpanjang rekor kemenangannya, yaitu sebanyak 30 kali.

Hal itu kemudian mendorong Wilder untuk mengajukan klausul rematch kepada Tyson Fury.

Baca juga: Trilogi Tyson Fury Vs Deontay Wilder Diundur hingga Oktober 2020

Langkah Wilder kemudian mendapat kecaman dari rekan senegara Fury, yakni Dillian Whyte.

Whyte yang berstatus penantang wajib untuk Wilder sejak 2017 itu menilai, lawannya itu tak memberinya kesempatan berduel, bahkan saat masih ada sabuk juara WBC yang bisa diperebutkan.

"Hal ini konyol (pertandingan ketiga akan dilakukan), padahal dia kalah pada duel pertama," kata Dillian Whyte dilansir BolaSport.com dari Boxing Scene.

"Saya pikir Tyson Fury lebih baik daripada dia di setiap sisi. Apa yang akan dia ubah saat ini? Tidak ada, dia tidak mengubah apa pun selama ini," ucapnya menambahkan.

Whyte kemudian menyebutkan kekurangan Deontay Wilder dalam duel ulang kontra Tyson Fury.

Halaman:


Sumber BolaSport
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X