Spesialis Laga Derbi, Ini Rahasia Stefan de Vrij

Kompas.com - 22/03/2020, 22:20 WIB
Stefan de Vrij menyundul bola pada laga derbi Inter Milan vs AC Milan di Stadion Giuseppe Meazza, 9 Februari 2020. AFP/GETTY IMAGES/EMILIO ANDREOLIStefan de Vrij menyundul bola pada laga derbi Inter Milan vs AC Milan di Stadion Giuseppe Meazza, 9 Februari 2020.

KOMPAS.com - Pertandingan derbi menghadapi AC Milan pada pekan ke-23 Serie A, pertengahan Februari 2020, menjadi salah satu laga spesial bagi bek Inter Milan, Stefan de Vrij.

Pada pertandingan yang dimenangi Inter Milan dengan skor 4-2 tersebut, De Vrij sukses mencetak satu gol.

De Vrij mencetak gol ketiga Inter Milan yang membuat tim besutan Antonio Conte itu membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal dua gol pada babak pertama.

Gol tersebut semakin terasa spesial bagi De Vrij karena merupakan golnya yang kedua pada laga derbi menghadapi AC Milan.

Baca juga: Stefan de Vrij Puji Tandemnya di Lini Belakang Inter Milan

Sebelumnya, palang pintu asal Belanda itu juga turut menyumbang satu gol ketika Inter Milan mengalahkan AC Milan dengan skor 3-2 pada paruh kedua kompetisi Serie A musim 2018-2019.

Dari dua gol yang ia cetak pada laga derbi, De Vrij menilai gol musim inilah yang sangat berkesan baginya.

"Saya pikir (gol) musim ini lebih baik jika melihat situasi pertandingan," ungkap De Vrij, seperti dikutip dari Football Italia.

"Kami melakukan comeback dari tertinggal 0-2 lalu membalikkan keadaan menjadi 3-2. Selalu menyenangkan bisa mencetak gol dan memenangi pertandingan," tegas pemain berusia 28 tahun tersebut.

Baca juga: Selain Ronaldo dan Messi, Ini Pemain Tersulit yang Dihadapi De Vrij

Dua gol yang dicetak De Vrij pada laga derbi menghadapi AC Milan tercipta melalui cara yang sama, yaitu memanfaatkan skema sepak pojok.

De Vrij mengakui bahwa ia bisa mencetak gol dengan cara seperti itu karena dulu pernah bermain sebagai penyerang.

"Saya memulai (karier) sebagai seorang striker, lalu saya berpindah posisi ke gelandang. Ketika berusia 16 tahun, saya bermain sebagai full-back dan bek tengah pada saat yang bersamaan," ungkap De Vrij.

De Vrij menambahkan, sepak bola merupakan olahraga pertamanya ketika berusia muda.

Baca juga: Inter Milan Sudah Memiliki Calon Striker Pengganti Lautaro Martinez

Selain sepak bola, pemain yang memulai karier profesional bersama Feyenoord itu juga bermain tenis.

"Sepak bola adalah olahraga pertama saya saat anak-anak, tetapi saya juga bermain tenis. Pada akhirnya saya harus memilih di antara keduanya," tutur De Vrij.

Musim ini, Stefan de Vrij menjadi salah satu penghuni tetap lini belakang Inter Milan.

Sejauh ini, De Vrij telah mencatatkan 23 penampilan di kompetisi Serie A dengan koleksi dua gol dan tiga assist.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X