Kontroversi Juventus, Izinkan 3 Pemainnya Tinggalkan Italia di Tengah Masa Karantina

Kompas.com - 20/03/2020, 15:20 WIB
Striker Juventus, Gonzalo Higuain, merayakan golnya bersama Miralem Pjanic (kanan) dalam laga Liga Italia kontra SPAL di Juventus Stadium, Turin, pada 25 Oktober 2017. AFP/Miguel MedinaStriker Juventus, Gonzalo Higuain, merayakan golnya bersama Miralem Pjanic (kanan) dalam laga Liga Italia kontra SPAL di Juventus Stadium, Turin, pada 25 Oktober 2017.

KOMPAS.com - Juventus membuat keputusan kontroversial karena menngizinkan tiga pemainnya meninggalkan Italia di tengah masa karantina akibat virus corona.

Seperti yang diketahui sebelumnya, dua pemain Juventus, yakni Daniele Rugani dan Blaise Matuidi dinyatakan positif Covid-19.

Rugani dinyatakan positif terinfeksi virus corona pada Rabu (11/3/2020).

Sementara itu, Matuidi dinyatakan positif mengidap Covid-19 semingu kemudian atau Rabu (18/3/2020).

Baca juga: Klub Serie A Tolak Wacana Liga Champions dan Liga Europa Dimainkan Akhir Pekan

Hal tersebut membuat Juventus langsung mengarantina seluruh skuadnya, termasuk staf dan presiden klub, Andrea Agenelli.

Namun, menurut laporan dari Football Italia, Jumat (20/3/2020), di tengah masa karantina, Juventus justru membiarkan tiga pemainnya meninggalkan Italia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketiga pemain tersebut adalah Gonzalo Higuain, Miralem Pjanic, dan Sami Khedira.

Keputusan itu dinilai kontroversial karena mereka meninggalkan Italia hanya seminggu dari masa aman karantina yang biasanya memakan waktu lebih kurang 15 hari.

Baca juga: Pandemi Virus Corona Bisa Bikin Gaji Pemain Serie A Dipotong

Akan tetpi, menurut sumber yang sama, Juventus mengizinkan mereka karena telah dinyatakan negatif dalam tes Covid-19 baru-baru ini.

Ketiga pemain tersebut dilaporkan kembali ke negara asalnya masing-masing.

Khedira pulang ke Jerman, Pjanic ke Bosnia, sementara Higuain menuju Argentina.

Higuain dikabarkan pulang ke Argentina untuk menjenguk ibunya yang sedang terbaring sakit.

Baca juga: Menteri Olahraga Italia Yakin Serie A Bisa Dimulai 3 Mei 2020

Eks striker Real Madrid dan Napoli itu bakal terbang menggunakan pesawat pribadi dari Italia ke Perancis dan Spanyol sebelum lepas landas ke Argentina.

Hingga berita ini diturunkan, Italia masih menerapkan lockdown atau situasi ketika semua orang tidak diperbolehkan untuk masuk atau meninggalkan sebuah wilayah karena suatu alasan darurat.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.