Dampak Virus Corona, 269 Atlet NPC Dipulangkan ke Daerah Masing-masing

Kompas.com - 19/03/2020, 18:20 WIB
Atlet National Paralympic Commitee (NPC) mengikuti acara Pelepasan atlet NPC ke Asean Paragames 2017 di Hotel Dewangsa, Solo, Jawa Tengah, Selasa (12/9). Indonesia menurunkan 196 atlet National Paralympic Commitee (NPC) untuk 11 cabang olahraga pada Kejuaraan Asean Paragames 2017 di Malaysia 17-23 September mendatang. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/Spt/17. ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHAAtlet National Paralympic Commitee (NPC) mengikuti acara Pelepasan atlet NPC ke Asean Paragames 2017 di Hotel Dewangsa, Solo, Jawa Tengah, Selasa (12/9). Indonesia menurunkan 196 atlet National Paralympic Commitee (NPC) untuk 11 cabang olahraga pada Kejuaraan Asean Paragames 2017 di Malaysia 17-23 September mendatang. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/Spt/17.
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 269 atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) yang menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Solo untuk persiapan ASEAN Para Games Filipina 2020 bakal dipulangkan ke daerah masing-masing sebagai dampak wabah Coronavirus Disease (Covid-19).

Dikutip dari Antaranews.com, para atlet yang menjalani pelatnas tersebut, sejak Solo ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB) terhadap Covid-19, menjalankan arahan Kemenpora untuk menunda segala aktivitas.

Demikian kata Presiden NPCI Senny Marbun di Kantor NPCI di Solo, Rabu (18/3/2020).

Menurut Senny Marbun, NPCI rencananya memulangkan para atlet ASEAN Para Games (APG) Filipina ke kampung halamannya pada akhir Maret ini untuk berlatih mandiri di daerah masing-masing.

"Kami meminta para atlet selam di Solo, tetap berada di penginapannya sambil menunggu kondisi terkini. Atlet tidak boleh keluar penginapan untuk mencegah penyebaran corona," kata Senny.

Menurut Senny, wabah corona membuat atlet NPCI tidak bisa melanjutkan kegiatan pelatnas sehingga para atlet dengan berat hati harus dipulangkan ke daerah masing-masing sambil menunggu kondisi terkini.

Senny mengemukakan dari hasil telekonferensi, dari 10 negara peserta di Asia Tenggara, delapan di antaranya telah menyetujui bahwa APG Filipina ditunda hingga tanggal 3-9 Oktober mendatang. NPCI kemudian melaporkan hasil itu kepada Kemenpora.

"Kemenpora memberikan arahan dalam rangka mencegah berkembangnya penyebaran Covid-19, dapat menunda segala aktivitas pelatnas persiapan APG Filipina," kata Senny.

Baca juga: Soal Bonus Pelatih Asian Para Games 2018, NPC Sayangkan Sikap Puspita

Namun, kata dia, untuk pelaksanaan pelatnas dalam rangka Paralympic Tokyo 2020, pelaksanaannya disesuaikan dengan situasi dan kondisi, mengingat pemerintah pusat menyarankan untuk menjaga jarak dan menghindari kerumunan publik.

"Sebanyak 269 atlet persiapan APG Filipina bakal dipulangkan ke daerah dan 35 atlet Paralympic Tokyo tetap melanjutkan kegiatan Pelatnas di Solo," kata Senny yang didampingi Sekjen NPCI Rima Ferdiyanto.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X