Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Olimpiade Tokyo 2020, Hitung-hitungan Kerugian Dampak Virus Corona

Kompas.com - 03/03/2020, 19:58 WIB
Josephus Primus

Penulis

TOKYO, KOMPAS.com - Bayang-bayang penundaan bahkan pembatalan pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020 kian menghitam.

Laman antaranews.com menulis, Jepang kian khawatir oleh maraknya persebaran virus corona.

Akhir bulan lalu, Presiden Komite Olimpiade Thomas Bach mengatakan pihaknya berkomitmen menggelar Olimpiade.

Baca juga: Olimpiade Tokyo 2020, Pahami Larangan Penayangan Video Perarakan Obor Api

Sedianya, jadwal yang sudah ditetapkan adalah pada 24 Juli 2020 sampai dengan 9 Agustus 2020.

Sementara itu, catatan menunjukkan, andai perhelatan multicabang olahraga paling akbar itu tertunda atau dibatalkan, ada hitung-hitungan rugi yang muncul.

Baca juga: Indonesia Kirim 4 Petinju ke Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020

Penyelenggara Olimpiade, dalam catatannya pada Desember 2019, menunjukkan, ongkos Olimpiade mempunyai angka 1,35 triliun yen.

IlustrasiSHUTTERSTOCK Ilustrasi

Angka ini setara dengan Rp 178,12 triliun.

Angka ini belum termasuk sekitar 3 miliar yen atau Rp 395 miliar untuk pemindahan lokasi maraton dan jalan cepat dari Tokyo ke Sapporo.

Logo Olimpiade Tokyo 2020Shutterstock Logo Olimpiade Tokyo 2020

Anggaran Olimpiade Tokyo 2020 dibagi dua antara panitia penyelenggara dan pemerintah Jepang.

IOC menyumbang hingga 150 miliar yen atau Rp 19,7 triliun.

Uang sebesar itu kebanyakan untuk mendanai Stadion Nasional baru.

Ilustrasi: mata uang yen JepangThinkstockphotos.com Ilustrasi: mata uang yen Jepang

Badan Audit Jepang telah memangkas anggaran ajuan pemerintah pada 2013 menjadi 1,06 triliun yen (Rp 139 triliun) pada 2018.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com