Olimpiade Tokyo 2020, Pahami Larangan Penayangan Video Perarakan Obor Api

Kompas.com - 02/03/2020, 18:02 WIB
Obor Olimpiade 2020 saat dipamerkan ke publik pada 1 Juni 2019 di Tokyo. AFP/BEHROUZ MEHRIObor Olimpiade 2020 saat dipamerkan ke publik pada 1 Juni 2019 di Tokyo.

TOKYO, KOMPAS.com - Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 dan Paralimpik Tokyo 2020 menegaskan aturan yang pernah dibuat berkenaan dengan penayangan video perarakan obor api.

Laman kyodonews.net menulis, penyelenggara tidak memberikan izin kepada individu mengunggah tayangan video perarakan obor api Olimpiade dan Paralimpik ke sosial media.

Atlet ski yang didapuk sebagai pembawa pertama obor Olimpiade 2018, Apostolos Angelis saat mengikuti upacara tradisional Penyalaan Api untuk Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018, di Kuil Hera, Kota Olympia, Yunani, Selasa (24/10/2017). Obor Olimpiade ini akan tiba di Korea Selatan pada 1 November mendatang dan akan dibawa keliling dalam estafet yang akan berakhir 100 hari kemudian, bertepatan dengan upacara pembukaan di Pyeongchang, 9 Februari 2018.AFP PHOTO/ARIS MESSINIS Atlet ski yang didapuk sebagai pembawa pertama obor Olimpiade 2018, Apostolos Angelis saat mengikuti upacara tradisional Penyalaan Api untuk Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018, di Kuil Hera, Kota Olympia, Yunani, Selasa (24/10/2017). Obor Olimpiade ini akan tiba di Korea Selatan pada 1 November mendatang dan akan dibawa keliling dalam estafet yang akan berakhir 100 hari kemudian, bertepatan dengan upacara pembukaan di Pyeongchang, 9 Februari 2018.

Kegiatan itu melanggar peraturan yang sudah dibuat penyelenggara.

"Penayangan melanggar hak cipta penyiaran dan bahkan melanggar peraturan Komite Olimpiade Internasional (IOC)," kata penyelenggara.

Baca juga: Ini Daftar Nama Atlet Pembawa Obor Olimpiade 2020

Penyelenggara mengatakan IOC akan melakukan penindakan semisal memindahkan video perarakan obor api andai video itu ditemukan di media sosial.

Aktris Yunani Katerina Lechou (kanan) memainkan peran sebagai Pendeta Agung dengan menyalakan obor dalam upacara tradisional Penyalaan Api untuk Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018, di Kuil Hera, Kota Olympia, Yunani, Selasa (24/10/2017). Obor Olimpiade ini akan tiba di Korea Selatan pada 1 November mendatang dan akan dibawa keliling dalam estafet yang akan berakhir 100 hari kemudian, bertepatan dengan upacara pembukaan di Pyeongchang, 9 Februari 2018.AFP PHOTO/ARIS MESSINIS Aktris Yunani Katerina Lechou (kanan) memainkan peran sebagai Pendeta Agung dengan menyalakan obor dalam upacara tradisional Penyalaan Api untuk Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018, di Kuil Hera, Kota Olympia, Yunani, Selasa (24/10/2017). Obor Olimpiade ini akan tiba di Korea Selatan pada 1 November mendatang dan akan dibawa keliling dalam estafet yang akan berakhir 100 hari kemudian, bertepatan dengan upacara pembukaan di Pyeongchang, 9 Februari 2018.



Sumber Kyodo News
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X