Mantan Juara Dunia Tinju Tertawakan Alasan Deontay Wilder Soal "Kostum Sauron" yang Terlalu Berat

Kompas.com - 26/02/2020, 12:20 WIB
Kostum Deontay Wilder yang ia pakai jelang laga tinju kelas berat kontra Tyson Fury di MGM Grand Garden Arena pada Minggu (23/2/2020) pagi WIB. Deontay Wilder mengklaim kalau ia kalah kontra Fury karena kostumnya ini terlalu berat. AFP/AL BELLOKostum Deontay Wilder yang ia pakai jelang laga tinju kelas berat kontra Tyson Fury di MGM Grand Garden Arena pada Minggu (23/2/2020) pagi WIB. Deontay Wilder mengklaim kalau ia kalah kontra Fury karena kostumnya ini terlalu berat.

KOMPAS.com - Mantan juara dunia tinju, Carl Froch, tak percaya dengan alasan Deontay Wilder setelah ia kehilangan Sabuk Juara WBC seusai menderita kekalahan kontra Tyson Fury, Minggu (23/3/2020) pagi WIB.

Deontay Wilder mengatakan bahwa kostum baju zirah serba hitam yang ia pakai untuk ring walk di MGM Grand Garden Arena tersebut menjadi sebagian alasan dirinya harus menerima kekalahan dari petinju asal Inggris itu.

Hasil ini merupakan kekalahan pertama sepanjang satu dekade lebih karier tinju profesional Deontay Wilder.

Baca juga: Deontay Wilder Salahkan Kostum Sauron Sebagai Biang Kekalahan Lawan Fury

Kostum dengan mahkota dan mata menyala yang membuatnya terlihat seperti Sauron, tokoh antagonis utama di buku dan franchise film mega populer, The Lord of the Rings, tersebut ternyata mempunyai berat 18 kilogram.

Kostum Deontay Wilder yang ia pakai jelang laga tinju kelas berat kontra Tyson Fury di MGM Grand Garden Arena pada Minggu (23/2/2020) pagi WIB.AFP/AL BELLO Kostum Deontay Wilder yang ia pakai jelang laga tinju kelas berat kontra Tyson Fury di MGM Grand Garden Arena pada Minggu (23/2/2020) pagi WIB.

Wilder mengaku bahwa ia hanya sekali mencoba kostum tersebut sebelum pertarungan dan tak menduga bakal seberat itu.

"Fury tidak melukai saya sama sekali, fakta sederhananya adalah kostum saya terlalu berat bagi saya," tutur Deontay Wilder seperti dikutip dari BBC.

"Kaki saya tak kuat lagi untuk bertarung. Pada ronde ketiga, kaki-kaki saya sudah terlalu lemah," tutur Wilder.

Baca juga: Hasil Wilder Vs Fury 2, Alasan Kubu Deontay Wilder Lempar Handuk

Tyson Fury menjatuhkan Deontay Wilder dua kali sebelum akhirnya kubu Wilder melempar handuk pada ronde ketujuh.

Wilder akhirnya kehilangan sabuk juara kelas berat versi WBC yang telah ia pertahankan 10 kali sejak mengalahkan Bermane Stiverne pada 2015.

Akan tetapi, Carl Froch tak percaya dengan alasan Wilder.

"Saya pikir Anda harus ketawa dengan alasan tersebut, saya pikir kebanyakan orang akan tertawa," tutur Froch.

Tyson Fury menjatuhkan Deontay Wilder pada ronde kelima laga kelas berat untuk Sabuk Juara WBC dan Lineal di MGM Grand Arena, Las Vegas, 22 Februari 2020.AFP/AL BELLO Tyson Fury menjatuhkan Deontay Wilder pada ronde kelima laga kelas berat untuk Sabuk Juara WBC dan Lineal di MGM Grand Arena, Las Vegas, 22 Februari 2020.

"Pastinya, mereka tak akan percaya alasan itu. Kostum itu memang terlihat berat tetapi menyalahkan kekalahan ke sebuah kostum pada ring walk, konyol sekali," ujar pria yang mempunyai rentang karier dari 2002 hingga 2014 ini lagi.

Baca juga: Tyson Fury Ingin Pensiun di Old Trafford Usai Kalahkan Wilder

Froch pun memuji teknik dan strategi bertarung Tyson Fury pada duel tersebut.

"Tyson tampil sangat bagus dan ia mendaratkan banyak pukulan. Saya pikir itulah alasan Wilder kalah dan bukan karena kostumnya," tutur mantan penguasa di kelas super-middleweight ini lagi.

"Saya sangat, sangat terpesona. Saya pikir performa Fury luar biasa. Tak banyak orang dapat melakukan apa yang ia raih malam itu. Tak hanya ia menghentikan Deontay Wilder, tetapi caranya berjaya di ring juga hebat," tuturnya.

"Mungkin ini salah satu performa terhebat bagi seorang petarung kelas berat seukuran dia. Menurut saya dia fenomenal dan saya pikir banyak orang akan setuju dengan hal ini," lanjut pria yang hanya dua kali mencicipi kekalahan dari 35 laga profesional tersebut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

APSSI: kalau Liga 1 Dilanjut September, Latihannya Juga Jangan September

APSSI: kalau Liga 1 Dilanjut September, Latihannya Juga Jangan September

Liga Indonesia
Pemain Ganda Campuran Malaysia Kritik Keputusan BWF soal Poin

Pemain Ganda Campuran Malaysia Kritik Keputusan BWF soal Poin

Badminton
Cerita Taufik Hidayat yang Ingin Berkhianat pada Negara Indonesia

Cerita Taufik Hidayat yang Ingin Berkhianat pada Negara Indonesia

Sports
Asosiasi Pemain OK, MLS Bakal Lanjut di Disney World Florida

Asosiasi Pemain OK, MLS Bakal Lanjut di Disney World Florida

Sports
Satu Hal yang Membuat Shin Tae-yong Kesulitan Melatih Timnas Indonesia

Satu Hal yang Membuat Shin Tae-yong Kesulitan Melatih Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Dillian Whyte Siap Duel Lawan Francis Ngannou di Arena Tinju dan MMA

Dillian Whyte Siap Duel Lawan Francis Ngannou di Arena Tinju dan MMA

Sports
Jepang Siapkan Penyederhanaan Pelaksanaan Olimpiade Tokyo

Jepang Siapkan Penyederhanaan Pelaksanaan Olimpiade Tokyo

Sports
Bila Liga 1 Dilanjutkan, Persib Akan Disiplin Patuhi Protokol Kesehatan

Bila Liga 1 Dilanjutkan, Persib Akan Disiplin Patuhi Protokol Kesehatan

Liga Indonesia
Premier League Beri Lampu Hijau untuk 5 Pergantian Pemain

Premier League Beri Lampu Hijau untuk 5 Pergantian Pemain

Liga Inggris
Arema FC Nilai Penghapusan Degradasi Tak Kurangi Gereget Kompetisi

Arema FC Nilai Penghapusan Degradasi Tak Kurangi Gereget Kompetisi

Liga Indonesia
Mike Tyson Ada dalam Daftar Musuh Holyfield jika Kembali ke Ring Tinju

Mike Tyson Ada dalam Daftar Musuh Holyfield jika Kembali ke Ring Tinju

Sports
Meski Klubnya di Jurang Degradasi, Pelatih Dusseldorf Bangga pada Liga Jerman

Meski Klubnya di Jurang Degradasi, Pelatih Dusseldorf Bangga pada Liga Jerman

Bundesliga
Tyson Fury: Saya Tak Akan Termotivasi Jika Harus Bertarung Tanpa Penonton

Tyson Fury: Saya Tak Akan Termotivasi Jika Harus Bertarung Tanpa Penonton

Liga Indonesia
La Liga Kembali, Mantan Bintang Liga Spanyol Bicara Laga Paling Dinantikan

La Liga Kembali, Mantan Bintang Liga Spanyol Bicara Laga Paling Dinantikan

Liga Spanyol
Pemain Southampton Diancam Dicopot dari Jabatan Kapten jika Tak Perpanjang Kontrak

Pemain Southampton Diancam Dicopot dari Jabatan Kapten jika Tak Perpanjang Kontrak

Liga Inggris
komentar
Close Ads X