Olimpiade Tokyo 2020, Eko Yuli Irawan Wujudkan Harapan

Kompas.com - 21/02/2020, 14:24 WIB
Lifter Timnas Indonesia, Eko Yuli Irawan berlatih di kompleks Olahraga Rizal Memorial, Manila, Filipina, Sabtu (30/11/2019). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGLifter Timnas Indonesia, Eko Yuli Irawan berlatih di kompleks Olahraga Rizal Memorial, Manila, Filipina, Sabtu (30/11/2019).

Pada Kejuaraan Angkat Besi Remaja dan Junior 13-16 Februari 2020 di Tashkent, Uzbekistan, Windy meraih tiga medali emas.

Waspada

Atlet angkat besi Indonesia Windy Cantika Aisah mengangkat beban dalam pertandingan Angkat Besi 49Kg Wanita kategori Clean And Jerk SEA Games ke-30 di Stadion RSMC Nino Aquino, Manila, Filipina, Senin (2/12/19). Windy Cantika Aisah berhasil mengangkat total beban tertinggi 190Kg sehingga meraih medali emas.ANTARA FOTO/NYOMAN BUDHIANA Atlet angkat besi Indonesia Windy Cantika Aisah mengangkat beban dalam pertandingan Angkat Besi 49Kg Wanita kategori Clean And Jerk SEA Games ke-30 di Stadion RSMC Nino Aquino, Manila, Filipina, Senin (2/12/19). Windy Cantika Aisah berhasil mengangkat total beban tertinggi 190Kg sehingga meraih medali emas.

Lebih lanjut, Eko yang saat peluncuran tersebut didampingi oleh Head of Client Relationship Management Leader PT Visa Worldwide Indonesia Jacqueline Hartono, Head of Citi Cards & Loan Citi Indonesia Herman Soesetyo, dan Head of External Communications Citi Indonesia Ananta Wisesa mengatakan dirinya mewaspadai agar tidak mengalami cedera.

Pasalnya, saat tampil pada ketiga Olimpiade di atas, Eko harus menghadapi tantangan cedera.

"Olimpiade 2008 saya cedera hamstring," tutur peraih medali emas Universiade Shenzhen pada 2011 ini.

"Olimpiade 2012, saya mengalami tulang kering retak," kata anak lelaki pasangan Saman dan Wastiah ini.

Berfoto dari kiri ke kanan (arah pembaca) Head of External Communications Citi Indonesia Ananta Wisesa, Head of Citi Cards & Loan Citi Indonesia Herman Soesetyo, atlet angkat besi Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020 Eko Yuli Irawan, dan Head of Client Relationship Management Leader PT Visa Worldwide Indonesia Jacqueline Hartono saat meluncurkan kampanye Menangkan 28 Paket ke Olimpiade Tokyo 2020 Persembahan Visa di Jakarta, Jumat (21/2/2020).
Kompas.com/Josephus Primus Berfoto dari kiri ke kanan (arah pembaca) Head of External Communications Citi Indonesia Ananta Wisesa, Head of Citi Cards & Loan Citi Indonesia Herman Soesetyo, atlet angkat besi Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020 Eko Yuli Irawan, dan Head of Client Relationship Management Leader PT Visa Worldwide Indonesia Jacqueline Hartono saat meluncurkan kampanye Menangkan 28 Paket ke Olimpiade Tokyo 2020 Persembahan Visa di Jakarta, Jumat (21/2/2020).

"Olimpiade 2016, saya cedera lutut," kata peraih medali emas Asian Games Indonesia 2018 ini.

Dalam kesempatan itu, Eko meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan persiapan-persiapan atlet seperti dirinya dari segi anggaran.

"Bukan karena kami ditargetkan medali emas, kami meminta kepada pemerintah apa yang kami butuhkan saja," kata Eko Yuli Irawan sembari menyebutkan bahwa dirinya sudah mempersiapkan diri mulai dari menjaga nutrisi, asupan makanan, vitamin, dan recovery hingga mengatur jadwal bertanding.

Lifter Timnas Indonesia, Eko Yuli Irawan berlatih di kompleks Olahraga Rizal Memorial, Manila, Filipina, Sabtu (30/11/2019).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Lifter Timnas Indonesia, Eko Yuli Irawan berlatih di kompleks Olahraga Rizal Memorial, Manila, Filipina, Sabtu (30/11/2019).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X