Arsene Wenger Dukung Keputusan UEFA Beri Sanksi Man City

Kompas.com - 18/02/2020, 23:10 WIB
Ekspresi pelatih Arsenal, Arsene Wenger, pada laga leg pertama semifinal Liga Europa melawan Atletico Madrid di Stadion Emirates, Kamis (26/4/2018) waktu setempat atau Jumat dini hari WIB.
IAN KINGTON/AFPEkspresi pelatih Arsenal, Arsene Wenger, pada laga leg pertama semifinal Liga Europa melawan Atletico Madrid di Stadion Emirates, Kamis (26/4/2018) waktu setempat atau Jumat dini hari WIB.

KOMPAS.com - Mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger, mendukung keputusan UEFA yang menghukum Manchester City karena melanggar aturan Financial Fair Play (FFP).

Man City baru saja dihukum larangan mengikuti kompetisi antarklub Eropa selama dua musim dan denda 40 juta euro atau setara Rp 445 miliar.

Hukuman itu diberikan UEFA karena Man City terbukti memalsukan pemasukan sponsor dan tidak korporatif selama proses investigasi.

Menanggapi hal ini, Wenger menilai keputusan UEFA tepat.

Wenger menganggap apa yang dilakukan UEFA sejalan dengan prinsip dasar olahraga.

"Saya selalu mendukung apapun tentang aturan keuangan klub. Setiap klub seharusnya berjalan sesuai dengan pendapatan aslinya," kata Wenger dikutup dari situs Sportskeeda.

"Olahraga adalah tentang menaati setiap aturan. Jika itu dilanggar, maka tidak lagi bisa disebut olahraga. Itu sangat penting," ujar Wenger menambahkan.

Baca juga: Man City Kena Sanksi UEFA, Guardiola Nyatakan Setia

Lebih lanjut Wenger meminta publik terus mendukung UEFA untuk memberantas praktik kecurangan klub terkait FFP.

"Saya yakin peraturan ini (FFP) secara perlahan mengubah sepak bola, dan anda harus menghormati itu," kata Wenger,

"Tim yang tidak menghormati dan berusaha menyisati aturan FFP tidak bisa dibiarkan. Mereka harus dihukum karena kecurangan itu," ujar Wenger menambahkan.

Aturan FFP diberlakukan UEFA sejak tahun 2011 dengan tujuan mengatur neraca keuangan klub.

FFP secara garis besar dibuat agar klub tidak terjerat hutang dan membatasi para pemilik tim menggunakan dana pribadinya.

Untuk menerapkan aturan FFP, Badan Pengawas Keuangan Klub UEFA (CFCB) akan mengontrol neraca keungan klub setiap musimnya.

Baca juga: Hukuman UEFA untuk Man City Buat Juergen Klopp Terkejut

Man City dihukum UEFA karena CFCB menemukan bukti presiden klub, Sheikh Mansour, mengucurkan dana pribadi ke dalam neraca keuangan melalui sponsor.

Meski demikian Man City memiliki hak untuk mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga Dunia (CAS).

Jika nantinya Man City menang dalam sidang banding tersebut, maka hukuman UEFA otomatis gugur.

Sebelum Man City, AC Milan dan Paris Saint-Germain juga pernah dihukum UEFA karena melanggar aturan FFP.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X