Olimpiade Tokyo 2020, Jepang Incar Medali Emas dari Skateboard

Kompas.com - 18/02/2020, 18:43 WIB
Cincin Olimpiade ditampilkan di depan lokasi pembangunan Stadion Nasional Baru, stadion utama Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020, selama kesempatan media di Tokyo, Jepang, 3 Jul 2019. channelnewsasia.com/Reuters/Issei KatoCincin Olimpiade ditampilkan di depan lokasi pembangunan Stadion Nasional Baru, stadion utama Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020, selama kesempatan media di Tokyo, Jepang, 3 Jul 2019.

 

 

Baca juga: Ini Dia Semboyan Olimpiade Tokyo 2020

TOKYO, KOMPAS.com - Jepang sudah mengambil ancang-ancang mengoleksi medali pada perhelatan Olimpiade Tokyo 2020.

Salah satu atlet cabang ini yang digadang-gadang adalah Misugu Okamoto.

Laman kyodonews.net menulis, Okamoto baru berusia 13 tahun.

Untuk mencapai Olimpiade, Okamoto sudah memenangi empat turnamen kualifikasi.

Turnamen terkini yang dimenangi Okamoto adalah Dew Tour and International Skateboarding Open.

Turnamen itu berlangsung pada 2019 silam.

Pengunjung bermain skateboard di Skatepark Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (5/1/2020). Sebelum dibangun skatepark, area di bawah jalan layang Pasar Rebo ini adalah lahan kosong dan dimanfaatkan para pemulung, dan pedagang kali lima (PKL) mangkal.KOMPAS.com/M LUKMAN PABRIYANTO Pengunjung bermain skateboard di Skatepark Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (5/1/2020). Sebelum dibangun skatepark, area di bawah jalan layang Pasar Rebo ini adalah lahan kosong dan dimanfaatkan para pemulung, dan pedagang kali lima (PKL) mangkal.

Remaja perempuan itu juga menjadi pemuncak pada Turnamen Oi Stu Open di Rio de Janeiro, Brasil.

Nomor andalan Okamoto pada turnamen itu adalah kickflip Indy.

Klickflip Indy dilakukan dengan cara menginjak bagian belakang papan seluncur hingga berputar sementara pemain melompat.

Medali Olimpiade Tokyo 2020 resmi diperkenalkan kepada publik.DOK. Reuters Medali Olimpiade Tokyo 2020 resmi diperkenalkan kepada publik.

Kemudian, dengan gerakan cepat saat melompat, pemain memegang bagian tengah dari papan dan menempatkannya sesuai posisi semula.

Pada saat itulah, pemain mendarat di atas papan seluncur.

Melalui klickflip Indy, Okamoto mengalahkan pesaing atlet pria.

"Saya ingin memenangi berbagai turnamen dan selalu menjadi pemuncak," katanya.

Okamoto, pada 2018, mengambil keputusan berani, meninggalkan rumah sebulan sebelum lulus dari sekolah dasar.

Okamoto memutuskan tinggal bersama keluarga yang mencintai olahraga skateboard.

Kini, Okamoto tinggal di keluarga Sasaoka di Gifu, Jepang tengah.

Logo Olimpiade Tokyo 2020 beserta Olimpiade Paralimpik Tokyo 2020twitter Logo Olimpiade Tokyo 2020 beserta Olimpiade Paralimpik Tokyo 2020


Sumber Kyodo News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X