Persebaya Vs Arema, Aji Tegaskan Bajul Ijo Siap Main di Mana Pun

Kompas.com - 16/02/2020, 22:15 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya musim 2020, Aji Santoso. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPelatih Persebaya Surabaya musim 2020, Aji Santoso.

MALANG, KOMPAS.com - Perubahan tempat pertandingan semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 terjadi pada laga Persebaya Surabaya vs Arema FC.

Semula, Persebaya Surabaya vs Arema FC direncanakan digelar di Stadion Kanjuruhan Malang, Senin (17/02/2020), lalu digeser menjadi di Stadion Soeprijadi Blitar, Selasa (18/02/2020).

Perubahan venue yang merupakan hasil musyawarah Asprov PSSI Jatim, Polda Jatim, dan perwakilan klub tersebut, bagi Pelatih Persebaya, Aji Santoso, tidak menjadi masalah.

Sebab, sejak awal Aji menegaskan, di laga pramusim ini, Bajul Ijo, julukan Persebaya, siap bermain di mana saja.

Baca juga: Lawan Persebaya Tidak Jadi di Kanjuruhan, Bagaimana Sikap Arema FC?

"Yang jelas sebelumnya saya sampaikan Piala Gubernur Jatim 2020 adalah ajang pramusim. Ajang untuk membenahi apa saja yang perlu dibenahi sebelum kompetisi. Makanya, kemarin saya sampaikan main di mana saja, tim saya selalu siap," kata Aji.

Aji mengikuti semua aturan yang dibuat oleh panitia penyelenggara. Menurut dia, baik main di Surabaya, Bangkalan, atau Malang pihaknya siap mengikuti aturan yang telah disepakati.

Aji tidak mempermasalahkan jika harus bermain di Blitar karena dia sudah menyiapkan tim sebaik mungkin jelang laga semifinal melawan Arema FC.

"Bagi saya pribadi tidak ada masalah. Mau main di Bangkalan, Malang, atau Surabaya kami siap. Panitia yang semula menyampaikan akan bermain di Malang dan sekarang diganti di Blitar bagi tim kami tidak masalah. Kami ikuti saja aturan yang telah dibuat panitia," katanya.

Baca juga: Lawan Persebaya Tidak Jadi di Kanjuruhan, Bagaimana Sikap Arema FC?

Laga semifinal yang bertajuk Derbi Jatim tersebut sarat akan aroma rivalitas kedua suporter masing-masing tim.

Menurut Aji, perlu adanya pembinaan agar dukungan dan rivalitas yang ada masih dalam koridor sportivitas.

Aji sendiri menyayangkan laga semifinal berlangsung tanpa penonton. Sebuah pertandingan tanpa penonton ibarat sayur tanpa garam.

"Sangat disayangkan laga semifinal besok tanpa penonton. Kehadiran penonton tentu akan membuat suasana pertandingan menjadi lebih semarak," ucap Aji.

Ibarat sayur tanpa garam jika pertandingan tidak dapat disaksikan oleh penonton. Mereka harusnya mendapat hiburan dengan kejutan-kejutan yang terjadi di pertandingan," katanya.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X