Dihukum UEFA karena Langgar FFP, Man City Ikuti Jejak AC Milan

Kompas.com - 15/02/2020, 22:40 WIB
Seorang fans Manchester City membentangkan bendera juara Premier League dan Piala Liga Inggris saat Man City memastikan gelar juara Liga Inggris 2013-2014 di Stadion Etihad, Manchester, pada 11 Mei 2014. KOMPAS.com/Firzie A. IdrisSeorang fans Manchester City membentangkan bendera juara Premier League dan Piala Liga Inggris saat Man City memastikan gelar juara Liga Inggris 2013-2014 di Stadion Etihad, Manchester, pada 11 Mei 2014.

Namun, bedanya, keuangan AC Milan dianggap tidak sehat karena memiliki banyak hutang.

Setelah diakuisisi taipan asal China, Yonghong Li, AC Milan langsung belanja besar pada awal musim 2017-2018. Tercatat AC Milan belanja lebih dari 10 pemain saat itu.

Belanja besar-besaran membuat kondisi keuangan AC Milan terguncang dan harus merugi sampai 126 juta euro atau setara Rp 2 triliun.

Setelah mendapat sanksi, AC Milan langsung mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Banding tersebut dikabulkan CAS sehingga hukuman larangan bertanding dicabut UEFA dengan sejumlah catatan.

Baca juga: Man City Dihukum UEFA, Isu Guardiola ke Juventus Muncul Lagi

UEFA meminta CAS tetap menyelidiki keuangan AC Milan setelah perubahan kepemilikan dari Yonghong Li ke Manajemen Elliot.

Setelah dilakukan penyelidikan, CAS kembali menemukan pelanggaran sehingga UEFA menghukum AC Milan tidak boleh tampil di Liga Europa musim 2019-2020.

Hukuman itu terasa menyakitkan bagi AC Milan karena pada musim 2018-2019 berhasil finis di urutan kelima Liga Italia.

Posisi AC Milan di Liga Europa 2019-2020 pada akhirnya digantikan oleh AS Roma yang finis di urutan enam musim 2018-2019.

Saat ini, UEFA memberi tenggat waktu sampai akhhir musim 2020-2021 kepada AC Milan untuk membenahi keuangan mereka.

Jika gagal, hukuman larangan tampil di kompetisi antarklub Eropa akan diberikan ke AC Milan untuk musim 2022-2023 dan 2023-2024.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X