Vanessa Terus Berjuang Relakan Kepergian Kobe Bryant dan Gigi

Kompas.com - 12/02/2020, 10:00 WIB
Gianna Bryant atau biasa dipanggil Gigi dan ayahnya, mantan pemain NBA Kobe Bryant, menghadiri pertandingan WNBA All-Star Game 2019 di Mandalay Bay Events Center pada 27 Juli 2019 di Las Vegas, Nevada. Kobe Bryant dan putrinya, Gigi, meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter pada Minggu 26 Januari 2020. AFP/GETTY IMAGES/ETHAN MILLERGianna Bryant atau biasa dipanggil Gigi dan ayahnya, mantan pemain NBA Kobe Bryant, menghadiri pertandingan WNBA All-Star Game 2019 di Mandalay Bay Events Center pada 27 Juli 2019 di Las Vegas, Nevada. Kobe Bryant dan putrinya, Gigi, meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter pada Minggu 26 Januari 2020.

KOMPAS.com - Sudah dua minggu lebih, legenda NBA Kobe Bryant meninggal.

Kobe mengalami kecelakaan tragis. Helikopter yang ia tumpangi jatuh di Calabasas, California, Amerika Serikat, 26 Januari lalu.

Nahasnya, Kobe meninggal bersama putri kesayangannya, Gianna "Gigi" Maria Onore, dan tujuh orang lainnya (termasuk satu pilot helikopter).

Helikopter yang menuju Mamba Academy, tempat di mana Gigi akan bertanding basket, melewati kabut dan cuaca buruk di Calabasas hingga akhirnya terjatuh.

Baca juga: Gianna Maria Onore, Pengikut Jejak Kobe Bryant yang Justru Ikut Berpulang...

Istri mendiang Kobe, Vanessa Bryant, sampai sekarang pun belum merelakan kepergian dua orang yang ia cintai.

"Saya enggan mengungkapkan perasaan saya," tulis Vanessa dalam akun Instagram-nya.

"Otak saya menolak untuk menerima bahwa Kobe dan Gigi sudah pergi. Saya tidak dapat memproses keduanya secara bersamaan," lanjutnya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

I’ve been reluctant to put my feelings into words. My brain refuses to accept that both Kobe and Gigi are gone. I can’t process both at the same time. It’s like I’m trying to process Kobe being gone but my body refuses to accept my Gigi will never come back to me. It feels wrong. Why should I be able to wake up another day when my baby girl isn’t being able to have that opportunity?! I’m so mad. She had so much life to live. Then I realize I need to be strong and be here for my 3 daughters. Mad I’m not with Kobe and Gigi but thankful I’m here with Natalia, Bianka and Capri. I know what I’m feeling is normal. It’s part of the grieving process. I just wanted to share in case there’s anyone out there that’s experienced a loss like this. God I wish they were here and this nightmare would be over. Praying for all of the victims of this horrible tragedy. Please continue to pray for all.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Vanessa Bryant ???? (@vanessabryant) pada 10 Feb 2020 jam 11:14 PST

"Sepertinya saya mencoba memproses Kobe pergi, tetapi tubuh saya menolak untuk menerima Gigi tidak akan pernah kembali kepada saya," tulisnya lagi.

Kobe meninggal dengan meninggalkan istri dan ketiga putrinya. Bahkan, anak terakhirnya, yakni Capri, masih berumur tujuh bulan.

"Rasanya salah. Mengapa saya harus bangun pada hari lain ketika bayi perempuan saya tidak dapat memiliki kesempatan itu," tulis Vanessa.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X