Nostalgia Kurniawan Dwi Yulianto soal Piala Gubernur Jatim

Kompas.com - 09/02/2020, 18:30 WIB
Pelatih Sabah FA, Kurniawan Dwi Yulianto. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPelatih Sabah FA, Kurniawan Dwi Yulianto.


SURABAYA, KOMPAS.com - Kembali diselenggarakannya Piala Gubernur Jatim 2020 tak ubahnya seperti mesin waktu bagi seorang Kurniawan Dwi Yulianto.

Kompetisi pramusim paling akbar se-Jawa Timur tersebut membuatnya kembali bernostalgia mengenang masa mudanya pada masa lampau.

Tahun ini Piala Gubernur Jatim 2020 kembali diselenggarakan setelah mati suri selama enam tahun.

Pada masa kejayaannya, Piala Gubernur Jatim adalah salah satu kompetisi pramusim yang dinanti dan disegani karena menjadi langganan tim-tim besar unjuk gigi sebelum liga dimulai.

Kurniawan DY adalah salah satu pemain yang pernah merasakan kejayaan di Piala Gubernur Jatim, tepatnya pada 2009 silam saat dia membela Persela Lamongan sehingga kompetisi ini memiliki kenangan khusus bagi si kurus, panggilan akrab Kurniawan.

Baca juga: Arema dan Persebaya Sengaja Tak Dipertemukan di Piala Gubernur Jatim

"Yang pasti sangat berkesan pernah mengikuti Piala Gubernur Jawa Timur. Dulu pemain dan sekarang jadi pelatih. Sekaligus dulu juga pernah menjuarai Piala Gubernur Jatim tahun 2009 silam," katanya kepada Kompas.com.

Sedikit bernostalgia, partai final Piala Gubernur Jatim digelar pada 6 Oktober 2009 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Partai puncak mempertemukan Bledek Biru, Persema Malang dan Laskar Joko Tingkir, Persela Lamongan.

Persela berhasil menang 2-0 dan berhasil meraih gelar Piala Gubernur Jatim ketiga mereka setelah tahun 2003 dan 2007.

Kini Kurniawan kembali dengan kondisi yang berbeda. Dia ikut berpartisipasi sebagai pelatih salah satu kontestan Piala Gubernur Jatim, Sabah FA.

Baca juga: Lawan Sabah Jadi Acuan Rahmad Irianto di Piala Gubernur Jatim 2020

Sabah FA tergabung di Grup B bersama Arema FC, Persela Lamongan, dan Persija Jakarta yang bertanding di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang pada tanggal 11, 13, dan 15 Februari 2020.

Kurniawan memprediksi persaingan tidak akan kalah sengit seperti pada masa lampau, apalagi akan dibumbui dengan panasnya fanatisme antar-suporter Jawa Timur.

"Persaingan pasti akan ketat sekali, apalagi setiap tim memiliku dukungan suporter fanatik yang tidak sedikit," katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X