Lawan Persebaya, Kurniawan DY Berharap Bonek Berikan Tekanan Mental ke TImnya

Kompas.com - 08/02/2020, 05:00 WIB
Tim asal Malaysia, Sabah FA foto bersama di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Jumat (07/02/2020) sore. Instagram Kurniawan Dwi YuliantoTim asal Malaysia, Sabah FA foto bersama di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Jumat (07/02/2020) sore.

SURABAYA, KOMPAS.com - Pelatih Sabah FC, Kurniawan Dwi Yulianto, berharap timnya mendapat tekanan dari Bonek pada laga uji coba melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (08/02/2020) malam.

"Laga uji coba ini rencana kami sebelum Liga Malaysia dimulai. Apalagi, kami main away pada pertandingan pertama. Kami berharap tekanan mental kepada para pemain bisa dirasakan. Kualitas tim Persebaya sangat bagus," kata pelatih yang juga mantan pemain Persebaya.

Kurniawan juga mengaku memiliki kenangan yang sulit dilupakan bersama Persebaya dan juga Bonek.

Baca juga: Persebaya Vs Sabah FA, Ada Konate, David da Silva Tinggal Makan

 

Mantan pemain Timnas Indonesia tersebut pernah membawa Bajul Ijo menjadi juara Liga Indonesia 2004.

Kenangan itulah yang membuatnya sangat antusias berujicoba dengan mantan klubnya tersebut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jujur sangat menarik bagi saya. Bonek dan Persebaya spesial bagi saya. Saya merasakan treatment manajemen dan juga Bonek waktu itu. Saya juara bersama Persebaya," ungkapnya.

"Ketika akan ke Indonesia, tim pertama yang saya hubungi adalah Persebaya dan Coach Aji Santoso. Persebaya kenangan indah buat saya," sambung Kurniawan.

Kurniawan sendiri berharap musim ini Persebaya bisa menjadi juara Liga 1 2020.

Baca juga: Persebaya Masih Pelajari Draf Jadwal Pertandingan Liga 1 2020

 

Menurutnya, materi pemain mumpuni dan kemampuan Aji Santoso dalam meracik tim dapat menjadi modal berharga bagi Persebaya untuk menjadi juara.

Terakhir, Kurniawan mengungkapkan sedikit penyesalan karena Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), belum ada ketika ia masih aktif bermain.

Semasa di Persebaya sebagai pemain, Kurniawan hanya merasakan atmosfer bermain di Gelora 10 November.

"Saya injak rumput, saya menyesal kenapa lahir duluan. Saya ingin main disini (GBT). Semoga Persebaya menjadi juara," pungkasnya.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X