Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tekad Zulham Zamrun Mengulang Kejayaan Bersama Persib Bandung

Kompas.com - 04/02/2020, 16:40 WIB
Kontributor Bola, Septian Nugraha,
Ferril Dennys

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com - Zulham Zamrun bertekad mengulang kejayaan bersama Persib Bandung. Zulham Zamrun resmi kembali ke klub berjulukan Maung Bandung itu pada musim 2020.

Bagi Zulham Zamrun, ini menjadi periode keduanya membela Persib. Sebelumnya, Zulham Zamrun membela panji Maung Bandung pada 2015 hingga 2016.

Selama medio tersebut, gelar juara Piala Presiden 2015 berhasil disumbangkan Zulham untuk Persib.

Tidak hanya membawa Persib juara, dalam turnamen tersebut, Zulham pun menyabet gelar pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak.

Baca juga: Robert Ungkap Alasan Persib Rekrut Zulham Zamrun

Sayangnya, Zulham Zamrun sempat mengalami cedera parah yang membuat dia tidak bisa maksimal memperkuat Persib pada ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.

Usai gelaran ISC 2016, Zulham dilepas Persib dan hijrah ke Mitra Kukar. Bersama Mitra Kukar Zulham hanya bermain selama setengah musim.

Pada paruh musim Liga 1 2017, Zulham pindah ke PSM Makassar. Dia membela panji klub berjulukan Juku Eja itu hingga akhir musim 2019.

"Yang pasti ada kerinduan untuk saya kembali ke Persib, terus mungkin saya masih ingin mendapat gelar (juara) lagi bareng Persib," kata Zulham.

"Insya Allah tahun ini mudah-mudahan bisa juara lagi dengan Persib," imbuh dia, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa (4/2/2020).

Mengenai proses kembalinya dia ke Persib, Zulham mengatakan tidak memakan banyak waktu. Proses negosiasi dengan manajemen Persib hanya berlangsung selama satu pekan.

Sebelum melakukan negosiasi dengan Persib, Zulham mengaku banyak tim yang menawarinya bergabung. Akan tetapi pada saat itu dia tidak langsung menyetujui tawaran Tersebut.

Hingga akhirnya tawaran dari Persib itu datang, tanpa pikir panjang Zulham pun menyanggupinya.

Zulham sudah kepalang rindu untuk kembali bermain bersama Persib. "Prosesnya belum lama sekitar seminggu. Ya memang ada beberapa tawaran dari klub Liga 1 lainnya. Tetapi saya lebih memilih Persib karena rindu yang lama terpendam," tegas dia.

Di Persib, Zulham diikat kontrak berdurasi satu tahun. Selama memperkuat Persib, Zulham akan kembali mengenakan nomor punggung 54. Nomor tersebut juga yang digunakan Zulham saat memperkuat Persib pada 2015 lalu.

Bagi Zulham, nomor 54 adalah nomor keberuntungan baginya.

Nomor punggung tersebut awalnya diberikan oleh manajer Persib, Umuh Muchtar, saat Zulham kali pertama bergabung dengan Persib. Nomor 54 memang identik dengan sosok Umuh.

"Saya dikontrak satu tahun dulu saya berikan dulu satu tahun ini bersama Persib kalau masih dibutuhkan prestasi saya bagus disini bisa perpanjangan," ungkap Zulham.

"Kalau nomor, saya pakai 54, seperti kemarin. Alasannya itu nomor sudah saya gunakan dan itu nomor hoki bersama saya dan saya ingin mengulanginya lagi," imbuh dia.

Kembali bergabung dengan Persib, Zulham tentu harus berusaha keras bila ingin mendapatkan tempat utama di tim Persib.

Pasalnya, dia harus bersaing dengan banyak pemain berkualitas, meski sejatinya dia bisa bermain pada dua posisi berbeda, winger dan penyerang.

Di sektor sayap, setidaknya Zulham harus bersaing dengan lima nama; Febri Hariyadi, Esteban Vizcarra, Ghozali Siregar, Frets Butuan, hingga Erwin Ramdani.

Sementara di sektor penyerang, dia akan bersaing dengan Beni Oktovianto serta serta pemain seleksi yang selangkah lagi bergabung dengan Persib, Geoffrey Castillion dan Wander Luiz.

"Kalau di dalam tim persaingan itu sudah pasti ada, otomatis. Apalagi saya melihat di Persib ini kan banyak pemain-pemain bagus," ungkap Zulham.

"Saya hanya ingin berikan yang terbaik kerja keras dan saya tunggu kesempatan itu datang," tegas dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com