Dampak Wabah Virus Corona, Badminton Asia Championship 2020 Ditinjau Ulang

Kompas.com - 03/02/2020, 16:20 WIB
Tunggal putra Indonesia, Anthony Ginting bertanding melawan tunggal putra Denmark, Anders Antonsen pada pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Minggu (19/1/2020). Anthony Ginting tampil sebagai juara setelah menang 17-21, 21-15, dan 21-9. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGTunggal putra Indonesia, Anthony Ginting bertanding melawan tunggal putra Denmark, Anders Antonsen pada pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Minggu (19/1/2020). Anthony Ginting tampil sebagai juara setelah menang 17-21, 21-15, dan 21-9.

KOMPAS.com - Setelah memastikan menunda turnamen Lingshui China Masters 2020, Federasi Bulu Tangkis Dunia ( BWF) bersama Asosiasi Bulu Tangkis China (CBA) kini akan meninjau ulang perhelatan Badminton Asia Championship 2020.

Sebelumnya, BWF melalui laman resminya menyatakan Lingshui China Masters 2020 yang sejatinya berlangsung 25 Februari-1 Maret ditunda untuk waktu yang belum dipastikan.

Namun, BWF juga memperkirakan turnamen Super 100 tersebut baru bisa digelar kembali pada bulan Mei mendatang.

Baca juga: Dampak Virus Corona, Venue Badminton Asia Team Championship 2020 Terancam Dipindah dari China

"BWF dan CBA telah mempertimbangkan semua risiko kesehatan, keselamatan, dan logistik yang diperlukan," tulis BWF.

"Kedua belah pihak sangat masuk akal untuk menunda turnamen tersebut saat ini. Dapat dicatat bahwa banyak pemain yang juga sudah mengundurkan diri dari Lingshui China Master."

"Kepastian tanggal pengganti belum ditetapkan, tetapi opsi alternatif sedang dibahas dan slot waktu yang baru pada bulan Mei ditetapkan sebagai kemungkinan," lanjut BWF.

Baca juga: Menpora Imbau Atlet Tak Ikut Turnamen di China akibat Virus Corona

Tak hanya Lingshui China Masters, BWF juga mengatakan, Badminton Asia sedang meninjau ulang salah satu event unggulannya, yakni Badminton Asia Championship yang akan diadakan di Wuhan, China, 21-26 April mendatang.

"BWF juga mengonfirmasi Badminton Asia sedang meninjau ulang event unggulannya, Badminton Asia Championship 2020 yang akan diadakan di Wuhan, China," kata BWF dalam pernyataannya.

"BWF akan mendukung Badminton Asia dan CBA dalam proses ini. Namun, saat ini masih terlalu dini untuk membuat kesimpulan apa pun terkait peristiwa tersebut," lanjut pernyataan itu.

Baca juga: Virus Corona dan Transfer Odion Ighalo ke Manchester United

Badminton Asia Championship 2020 termasuk dalam salah satu turnamen kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 dan menjadi peluang terakhir bagi para atlet untuk mendulang poin agar bisa lolos ke Olimpiade.

Baca juga: Seri Formula E di Sanya China Resmi Ditunda akibat Wabah Virus Corona

Diberitakan Kompas.com sebelumnya, Presiden Konfederasi Bulu Tangkis Asia (BAC), Anton Subowo, mengatakan telah melakukan rapat guna membahas virus corona yang dapat mengganggu jalannya turnamen tersebut.

Subowo menyebut, Badminton Asia Championship 2020 tidak bisa dibatalkan karena berpengaruh terhadap poin para pebulu tangkis demi mengikuti Olimpiade 2020 Tokyo.

Pihaknya juga akan melakukan monitoring terkait penyebaran virus corona dan membuat rencana alternatif untuk memindahkan venue dari Wuhan, China.

Baca tentang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X