Dear Kobe Bryant, Saat Kesulitan Sirna karena Kembali ke Inspirasimu

Kompas.com - 30/01/2020, 11:02 WIB
Gianna Bryant atau biasa dipanggil Gigi dan ayahnya, mantan pemain NBA Kobe Bryant, menghadiri pertandingan WNBA All-Star Game 2019 di Mandalay Bay Events Center pada 27 Juli 2019 di Las Vegas, Nevada. Kobe Bryant dan putrinya, Gigi, meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter pada Minggu 26 Januari 2020. AFP/GETTY IMAGES/ETHAN MILLERGianna Bryant atau biasa dipanggil Gigi dan ayahnya, mantan pemain NBA Kobe Bryant, menghadiri pertandingan WNBA All-Star Game 2019 di Mandalay Bay Events Center pada 27 Juli 2019 di Las Vegas, Nevada. Kobe Bryant dan putrinya, Gigi, meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter pada Minggu 26 Januari 2020.

Tak hanya dunia basket yang kehilangan Kobe. Ibaratnya tak perlu menyukai basket untuk merasa kehilangan Black Mamba, nilai juangnya cukup untuk menjadi inspirasi bagi seseorang.

Inspirasi dari Kobe

Adalah hal manusiawi saat seseorang tak bisa langsung atau sulit menerima kenyataan pahit dalam menjalani hidup. Seiring berjalannya waktu dan menyadari bahwa itu takdir Yang Kuasa, perlahan asa untuk bangkit pun muncul.

Itu pula yang terjadi dengan orang-orang terdekat mendiang Kobe, atau mungkin belahan dunia mana pun. Terlebih, Kobe adalah sosok yang penuh inspirasi.

Apa yang pernah diperjuangkan Black Mamba di lapangan seakan menjadi "senjata" untuk menghadapi kenyataan menyesakkan itu. Kobe legacy...

"Saya berjanji akan melanjutkan warisanmu. Meski itu berat, ini adalah tanggung jawab saya untuk menjaga warisanmu," ujar LeBron.

Baca juga: LeBron James: Saya Bertanggung Jawab Lanjutkan Warisan Kobe Bryant

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahkan, orang terdekat Kobe, sang istri Vanessa Bryant pun mengakui bahwa karena Kobe pulalah dia mulai bisa menerima kenyataan kehilangan sang suami dan putrinya itu, Gianna Maria-Onore Bryant.

"Saya tidak yakin apa yang ada dalam hidup kami hari ini dan tidak mungkin membayangkan hidup tanpa mereka," kata Vanessa tentang berpulangnya Kobe.

"Namun, kami bangun setiap hari, berusaha terus bangkit karena Kobe dan putri perempuan kami, Gigi, menyinari dan menerangi jalan kami..." ucap Vanessa.

Begitulah, The Black Mamba memang telah tiada, tetapi semangat dan perjuangannya, khususnya di medan lapangan, bisa menjadi insprasi bagi kita saat mengalami cobaan hidup.

Dan kita berdua tahu, apa pun yang saya lakukan selanjutnya... Saya akan selalu menjadi anak itu, dengan kaus kaki yang digulung...

Tempat sampah di sudut... Lima detik pada jam... Bola di tanganku...
5 ... 4 ... 3 ... 2 ... 1

Selalu mencintaimu,
Kobe

Terima kasih dan selamat jalan Kobe dan Gigi Bryant.... rest in peace...

Halaman:

Sumber NBA,BBC Sport
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X