Anthony Ginting dan Jonatan Christie Bisa Tampil di Olimpiade Tokyo

Kompas.com - 29/01/2020, 17:00 WIB
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting pada konferensi pers dan meet and greet di Central Park Mall, Jakarta, Rabu (30/1/2019). KOMPAS.com/Nabilla TashandraPebulutangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting pada konferensi pers dan meet and greet di Central Park Mall, Jakarta, Rabu (30/1/2019).

KOMPAS.com - Indonesia bisa saja mengirim dua wakil bulu tangkis sektor tunggal putra di pentas Olimpiade Tokyo 2020.

Dua tunggal putra Tanah Air, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie masuk ke dalam lima besar peraih poin terbanyak Race to Tokyo.

Anthony berada di posisi keempat dengan mengumpulkan 73.722 poin. Sedangkan Jojo, nama akrab Jonatan Christie, mengoleksi 71.888 poin dan bertengger di urutan lima.

Posisi Jojo masih belum aman karena dibuntuti oleh wakil China dengan torehan 71.610 poin.

Adapun peringkat pertama masih ditempati oleh pebulu tangkis asal Jepang, Kento Momota dengan raihan 105.968 poin.

Baca juga: Indonesia Masters 2020, Antonsen Anggap Jonatan Christie Rival Berat

Perhitungan final kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 akan dilakukan pada Kejuaraan Asia, 26 April 2020.

Bulu tangkis mendapatkan jatah 172 atlet untuk Olimpiade dari Komite Olimpiade Internasional (IOC). Jatah tersebut dibagi untuk 86 atlet putra dan 86 atlet putri.

Setiap negara paling banyak mengirim dua wakil di satu sektor. Untuk sektor tunggal, dua wakil bisa dikirim jika pemain kedua (dengan ranking lebih rendah) ada di peringkat 16 ranking Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Beruntung, Anthony Sinisuka Ginting (5) dan Jonatan Christie (7) masuk ke dalam 16 besar ranking BWF tunggal putra.

Dengan demikian, Indonesia memiliki potensi untuk mengirim dua wakil di sektor tersebut.

Baca juga: Harapan Anthony Ginting dan Kento Momota Bertemu di Olimpiade 2020

Dalam menentukan atlet yang lolos ke Olimpiade ada beberapa aturan untuk kuota khusus seperti Continental Confederation Places (CC), Host Country Places (HC), dan Tripartite Invitation.

Continental Confederation Places (CC) adalah aturan di mana untuk sektor tunggal harus memiliki minimal 1 wakil tiap benua.

Kemudian Host Country Places (HC) adalah kuota khusus untuk tuan rumah di mana mereka dipastikan memiliki 1 tunggal putra dan 1 tunggal putri jika ranking pemain wakil tuan rumah belum cukup untuk lolos ke Olimpiade.

Sementara Tripartite Invitation adalah kuota khusus untuk negara yang mengirim sedikit atlet pada Olimpiade (biasanya kurang dari 10).

Baca juga: Olimpiade Tokyo 2020, Cara Cabor Judo Raih Tiket

Negara-negara tersebut mendaftar ke IOC dan nanti ada bagian khusus yang mengalokasikan kuota ini (termasuk cabang olahraga lain).

Untuk bulu tangkis ada jatah 3 tunggal putra dan 3 tunggal yang tidak harus dipakai semua.

BWF atau IOC dapat memutuskan untuk mengurangi atau batal memberikan kuota tripartite invitation.

Berikut kualifikasi BWF Race to Tokyo 2020 sektor tunggal berdasarkan data per 28 Januari 2020.

Tunggal putra

1. Kento Momota (Jepang): 105.968 poin
2. Chou Tien Chen (Taiwan): 80.178 poin
3. Anders Antonsen (Denmark): 75.290 poin
4. Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia): 73.722 poin
5. Jonatan Christie (Indonesia): 71.888 poin
6. Chen Long (China): 71.610 poin
7. Ng Ka Long Angus (Hong Kong): 63.302 poin
8. Viktor Axelsen (Denmark): 60.788 poin
9. Lee Zii Jia (Malaysia): 50.685 poin
10. Wang Tzu Wei (Taiwan): 49.370 poin  (Delia Mustikasari)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X