Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Srikandi Cup 2020, Flying Wheel Makassar Ogah di Dasar Klasemen Lagi

Kompas.com - 27/01/2020, 19:20 WIB
Josephus Primus

Penulis

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seri 1 Srikandi Cup 2020 akan kembali berlangsung pada 3-8 Januari 2020.

Putaran pertama liga bola basket putri Indonesia akan berlangsung di Cirebon, Jawa Barat.

Dari enam klub peserta, salah satu yang mengemuka adalah Flying Wheel asal Makassar, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Flying Wheel Waspadai Dua Klub Ini

Catatan dari laman srikandicup.com menunjukkan, Flying Wheel punya misi paling anyar pada Srikandi Cup 2020.

Misi itu adalah, berada di empat besar klasemen akhir.

Skuad lengkap tim bola basket putri Flying Wheel Makassar untuk Piala Srikandi Musim 2018-2019Flying Wheel Makassar Skuad lengkap tim bola basket putri Flying Wheel Makassar untuk Piala Srikandi Musim 2018-2019

Sudah barang tentu, misi ini meningkat ketimbang capaian musim sebelumnya.

Andai dihitung, misi empat besar klasemen terakhir adalah kenaikan tiga setrip dari musim sebelumnya.

Ya, pada musim sebelumnya, Flying Wheel menjadi penghuni dasar klasemen alias posisi ketujuh dari tujuh peserta.

Pada Srikandi Cup 2020, Flying Wheel dengan tegas mengatakan ogah menjadi nomor buncit!

Permainan baru Flying Wheel musim ini memang belum terbaca oleh lawan-lawannya.

Pasalnya, Flying Wheel memilih absen di turnamen pra-musim, 12-18 Januari 2020 di Pekanbaru.

"Kami lebih memilih mematangkan persiapan tim jelang liga bergulir," kata pelatih Flying Wheel Eddy Winarso.

Baca juga: Semangat Baru Flying Wheel, Mau Tahu?

Komposisi

Merpati Bali (putih) memenangi laga perdana Srikandi Cup 2018-2019 melawan Flying Wheel Makassar di GOR Merpati, Denpasar, Senin (26/11/2018).Srikandi Cup Merpati Bali (putih) memenangi laga perdana Srikandi Cup 2018-2019 melawan Flying Wheel Makassar di GOR Merpati, Denpasar, Senin (26/11/2018).

Eddy menerangkan, menghadapi Srikandi Cup 2020, Flying Wheel meracik komposisi mayoritas pemain lokal Sulawesi Selatan.

Ciri khas pemain-pemain lokal ini membuat lawan-lawan Flying Wheel menaruh respek.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com