Tak Ada Nama Fitriani, Ini Tim Inti Indonesia di Kejuaraan Beregu Asia

Kompas.com - 24/01/2020, 20:30 WIB
Tim bulu tangkis putra Indonesia berpose dengan piala yang didapat sebagai juara pada Kejuaraan Beregu Asia di Stadium Sultan Abdul Halim, Alor Setar, Kedah, Malaysia, Minggu (11/2/2018). BADMINTON INDONESIATim bulu tangkis putra Indonesia berpose dengan piala yang didapat sebagai juara pada Kejuaraan Beregu Asia di Stadium Sultan Abdul Halim, Alor Setar, Kedah, Malaysia, Minggu (11/2/2018).

KOMPAS.com - Sebanyak 10 pebulu tangkis putra dan putri terpilih sebagai tim inti Indonesia dalam turnamen Badminton Asia Team Championship 2020 (BATC) yang berlangsung di Rizal Memorial Coliseum, Manila, Filipina, 11-16 Februari 2020.

Kejuaraan beregu Asia itu akan dimainkan dengan menggunakan format turnamen Thomas Cup dan Uber Cup.

Dalam dua penyelenggaraan terakhir, tim putra Indonesia keluar sebagai juara, yakni pada tahun 2016 di India dan 2018 di Malaysia.

Baca juga: Hasil Thailand Masters 2020, Gregoria Akui Mentalnya Tak Cukup Kuat

Melansir Badminton Indonesia, dengan diperkuat pemain-pemain topnya yang menghuni peringkat 10 besar dunia, tim putra Indonesia memiliki kans yang cukup besar untuk mempertahankan gelar juara.

Menurut Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Susy Susanti, perhelatan kejuaraan beregu Asia ini menjadi pemanasan sebelum turnamen Thomas dan Uber Cup.

Maka dari itu, Susy bisa memastikan Indonesia menurunkan wakil terbaiknya untuk berlaga di turnamen tersebut.

Baca juga: Hasil Thailand Masters 2020, Dihadang Shi Yuqi, Shesar Terhenti

"Badminton Asia Team Championship ini adalah pemanasan sebelum Piala Thomas dan Uber. Kami menurunkan tim terbaik," kata Susy Susanti.

"Untuk peluang, tim putra lebih besar peluangnya. Target di sini yang penting lolos dulu ke putaran final Piala Thomas dan Uber, lalu memantapkan posisi peringkat unggulan tim," ucapnya melanjutkan.

Selain berupaya untuk lolos ke Thomas dan Uber Cup, turnamen ini juga masuk ke dalam perhitungan poin menuju Olimpiade Tokyo 2020.

"Turnamen ini masuk poin race to olympic juga, makanya kami benar-benar perhatikan di sini. Kami maunya tampil maksimal di semua kejuaraan, tetapi ada skala prioritas, ini kan namanya strategi," kata Susy.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X