Di Moskwa, Badan Anti-Doping Dunia Tegakkan Aturan

Kompas.com - 23/01/2020, 21:22 WIB
Bangunan Komite Olimpiade Rusia terlihat di Moskow, Rusia setelah Badan Anti-Doping Dunia (WADA) menyerahkan larangan empat tahun ke Rusia untuk acara olahraga besar termasuk Olimpiade Tokyo 2020 dan Piala Dunia 2022 pada 09 Desember 2019 Bangunan Komite Olimpiade Rusia terlihat di Moskow, Rusia setelah Badan Anti-Doping Dunia (WADA) menyerahkan larangan empat tahun ke Rusia untuk acara olahraga besar termasuk Olimpiade Tokyo 2020 dan Piala Dunia 2022 pada 09 Desember 2019

MOSKWA, KOMPAS.com - Badan Anti-Doping Dunia (WADA) menegakkan aturan di Moskwa.

Di ibukota Rusia itu, WADA membekukan operasionalisasi laboratorium pengujian obat terlarang.

Baca juga: Badan Anti Doping Asia Tenggara Bertemu di Jakarta

Dasar keputusan itu lantaran WADA membuktikan bahwa Rusia memalsukan data dari laboratorium yang diserahkan kepada penyelidik pada awal 2019.

 Ineta Radevica  Ineta Radevica

Laboratorium ditutup efektif sejak terungkapnya skandal doping Rusia pada 2015.

Namun begitu, WADA mengizinkan laboratorium melanjutkan pengujian berkenaan dengan program Paspor Biologis Atlet.

Pembekuan dilakukan juga sebagai tindakan pencegahan laboratorium melakukan pekerjaan berkenaan dengan analisis sampel darah dari program paspor tersebut.

Kawasan Kota Lama Arbat, Moskwa, Rusia.Dok. Pemprov Jawa Tengah Kawasan Kota Lama Arbat, Moskwa, Rusia.

Pada Desember 2019, WADA menjatuhkan skorsing empat tahun bagi Rusia mengikuti sejumlah pertandingan olahraga internasional.

Termasuk larangan bagi Rusia adalah mengikuti Olimpiade 2020 dan Piala Dunia 2022.

Tony Hulk Geraldo (kiri), dan Alvaro Conan Pereira (kanan), dua bersaudara asal Brasil yang tergila-gila dengan Arnold Schwarzenegger, hingga menyuntikkan steroid ke otot bisep mereka.Body Stronger/YouTube Tony Hulk Geraldo (kiri), dan Alvaro Conan Pereira (kanan), dua bersaudara asal Brasil yang tergila-gila dengan Arnold Schwarzenegger, hingga menyuntikkan steroid ke otot bisep mereka.

Rusia sudah mengajukan keberatan atas hukuman itu.

Sementara, Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS) bakal menggelar sidang tahun ini berkenaan dengan keberatan tersebut.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X