Kejar Jejak Karbon Nol, Formula 1 dan FIA Teken Kerangka Kerja PBB

Kompas.com - 23/01/2020, 18:24 WIB

PARIS, KOMPAS.com - Balap mobil Formula 1 mengejar target jejak karbon nol pada 2030.

Lantaran ide itu, pengelola Formula 1 dan Federasi Internasional Balap Mobil (FIA) meneken Kerangka Kerja PBB terkait iklim.

Kedua pihak mempertegas komitmen demi mencapai target tersebut.

Baca juga: Ini Upaya Formula 1 Bantu Korban Kebakaran Australia

Laman antaranews.com menulis, di dalam Sport for Climate Action Framework tersebut, Formula 1 harus memenuhi lima kriteria.

Legenda MotoGP, Valentino Rossi, menjajal mobil Formula 1 Mercedes W08 milik sang juara dunia Lewis Hamilton pada sesi tes di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia (9/12/2019). MONSTER ENERGY Legenda MotoGP, Valentino Rossi, menjajal mobil Formula 1 Mercedes W08 milik sang juara dunia Lewis Hamilton pada sesi tes di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia (9/12/2019).

Kriteria-kriteria itu antara lain meningkatkan tanggung jawab terhadap lingkungan lewat upaya sistematis, mengurangi dampak terhadap iklim, hingga melakukan edukasi.

CEO Formula 1 Chase Carey mengatakan bahwa setahun silam pihaknya meluncurkan untuk pertama kali strategi berkelanjutan.

Formula 1 akan menggelar balapan di Sirkuit Suzuka pada hari Minggu (13/10/2019)twitter Formula 1 akan menggelar balapan di Sirkuit Suzuka pada hari Minggu (13/10/2019)

"Peran yang kami lakukan menjadi penting untuk mencegah perubahan iklim," tutur Chase.

"Kami akan melakukan aksi pada tahun-tahun depan untuk mengurangi jejak karbon," lanjutnya.

"Kami memastikan bahwa kami memiliki jejak karbon nol pada 2030," kata Chase lagi.

Lewis Hamilton saat memiliki masalah dengan rambut- Lewis Hamilton saat memiliki masalah dengan rambut

Sementara itu, Presiden FIA Jean Todt mengatakan bahwa penandatanganan itu memperkuat momentum yang telah tumbuh di federasi selama bertahun-tahun.

Di Formula 1 mulai diperkenalkan power unit hybrid.

"Kami juga membentuk Komisi Keberlanjutan dan Lingkungan," kata Jean Todt.

"Kami punya tujuan menumbuhkan perhatian lebih besar dan praktik terbaik dalam standar motor sport berkelanjutan," pungkas Jean Todt.

Lewis Hamilton menjalani defile jelang balapan F1 GP Amerika Serikat di Austin, 3 November 2019. AFP/CHARLES COATES Lewis Hamilton menjalani defile jelang balapan F1 GP Amerika Serikat di Austin, 3 November 2019.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.