Bos Persib Bantah Rumor Ezechiel Dibarter dengan Bruno Matos

Kompas.com - 23/01/2020, 10:20 WIB
Direktur PT PBB, Teddy Tjahyono (kiri) bersama pelatih Persib Robert Rene Alberts (kanan), jelang laga Persib vs Arema FC, di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (12/11/2019). KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHADirektur PT PBB, Teddy Tjahyono (kiri) bersama pelatih Persib Robert Rene Alberts (kanan), jelang laga Persib vs Arema FC, di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (12/11/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Manajemen Persib Bandung membantah rumor soal barter transfer antara Ezechiel N'Doussel dan Bruno Matos.

Ezechiel sudah dipastikan hengkang dari Persib dan pindah ke Bhayangkara FC dengan status fee transfer.

Akan tetapi, ada rumor yang menyebut bila dalam klausul transfer Ezechiel, pihak Persib meminta Bruno Matos sebagai bagian dari kompensasi selain uang transfer.

"Tidak benar itu (barter transfer Ezechiel dengan Matos)," kata Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahyono, saat dihubungi wartawan, rabu (22/1/2020).

Meski begitu Teddy tidak menampik bila memang ada klausul soal tidak bolehnya Ezechiel bermain saat Bhayangkara FC berhadapan dengan Persib.

Hal tersebut juga sempat dikatakan oleh agen Ezechiel, Agwa Aliba Jules. Menurut Aliba, perjanjian itu masuk dalam klausul yang disepakati Persib dan Bhayangkara FC dalam proses transfer Ezechiel.

"Memang ada klausul itu, karena dia kan sebenarnya kontraknya sampai akhir 2020," terang Teddy.

Baca juga: Profil Finalis Indonesia di Final Piala Presiden Esports 2020

"Jadi logikanya pada saat transfer kita sepakat sama Bhayangkara bahwa Eze tidak bisa bermain di 2020 ketika lawan Persib. Kalau 2021 dia sudah bisa main lagi," sambung dia.

Sebelumnya, Pelatih Persib, Robert Rene Alberts, mengaku tertarik dengan Matos. Robert menyebut, Matos memang masuk dalam pantauannya.

Menurut pelatih asal Belanda itu, Matos adalah pemain berkualitas dan punya pengalaman yang bagus di level Asia.

"Kami tahu Bruno, kami tahu kualitasnya dan dia sudah tahu sepakbola Indonesia," kata Robert.

"Dia juga sudah pernah bermain di level AFC jadi dia sudah punya pengalaman dan dia juga adalah pemain yang kami pantau," tegas dia.

Kendati demikian, Robert menyerahkan keputusan perekrutan pemain kepada manajemen. Sebab, dalam proses pencarian pemain dia selalu berkoordinasi dengan manajemen. 

"Itu logis dan normal, dan kami selalu berdiskusi dengan pihak manajemen soal setiap kemungkinan. Itu kenyataannya," tutur Robert. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X