Pemkot Surabaya Tengahi Polemik Stadion GBT sebagai Kandang Persebaya

Kompas.com - 22/01/2020, 10:22 WIB
Pemain asing Persebaya Surabaya Mahmoud Eid (tengah) saat latihan rutin di Lapangan Mapolda Jatim Surabaya, Selasa (15/01/2020) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain asing Persebaya Surabaya Mahmoud Eid (tengah) saat latihan rutin di Lapangan Mapolda Jatim Surabaya, Selasa (15/01/2020) sore.

KOMPAS.com - Wakil Walikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, mencoba meluruskan masalah antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan Persebaya Surabaya terkait penggunaan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Seperti diketahui, Persebaya dan pemkot terlibat perselisihan soal penggunaan Stadin GBT yang akan menjadi salah satu venue Piala Dunia U20 2021.

Persebaya dilarang menggunakan Stadion GBT yang dalam proses renovasi selama persiapan Piala Dunia U20 2021.

Artinya, Persebaya berpotensi tak dapat menggunakan Stadion GBT selama Liga 1 2020 bergulir.

Baca juga: Soal Osvaldo dan Andik, Begini Respons Persebaya Surabaya

Persebaya Surabaya terus berusaha keras agar dapat menggunakan Stadion (GBT) sebagai kandang utama mereka di Liga 1 2020.

Namun, keinginan tersebut tidak akan mudah, mengingat Pemkot Surabaya belum bisa memberikan izin kepada Persebaya.

Wakil Walikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, pun menyampaikan pendapat terkait polemik Persebaya dalam penggunaan Stadion GBT sebagai markas mereka di Liga 1 2020.

Whisnu Sakti Buana mengatakan bahwa pihaknya akan mencoba meredakan persoalan tersebut.

Baca juga: Bali United Kalah, Persebaya Surabaya Gagal Tampil di Piala AFC

Menurut Whisnu, kedua pihak harus duduk bersama untuk mendapatkan solusi terbaik dalam persoalan tersebut.

"Kita harus duduk bersama untuk menyelesaikan masalah ini," kata Whisnu seperti dilansir BolaSport.com dari Surya, Rabu (22/1/2020).

Menurut Whisnu, ada dua kepentingan yang harus tetap dicarikan solusi terbaik.

Baca juga: Demi Ketahanan Fisik Pemain Persebaya, Aji Santoso Beri Porsi Latihan Speed Endurance

Pada satu sisi, Surabaya sedang berbenah menuju Piala Dunia U20 2021. Di sisi lain, Persebaya dan Bonek adalah kebanggaan warga Surabaya.

Whisnu mengakui bahwa Persebaya Surabaya dan Bonek adalah kebanggaan warga Surabaya.

"Karena satu sisi memang mengapa Surabaya sebagai house Piala Dunia U20 karena memang ada Bonek. Persebaya sebagai nama besar dan ini harus kami carikan win-win solution buat semua," ucap Whisnu.

Kemungkinan besar, Persebaya bakal diarahkan di stadion lama mereka, yakni Gelora 10 November, sebagai kandang selama mengarungi Liga 1 2020. (Bayu Chandra)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X