Jelang Olimpiade 2020 Tokyo, Lalu M. Zohri Ikut 2 Kejuaraan di China

Kompas.com - 21/01/2020, 15:20 WIB
Indonesias Muhammad Zohri competes in a semi-final heat of the mens 100m athletics event during the 2018 Asian Games in Jakarta on August 26, 2018. (Photo by Jewel SAMAD / AFP) AFP/JEWEL SAMADIndonesias Muhammad Zohri competes in a semi-final heat of the mens 100m athletics event during the 2018 Asian Games in Jakarta on August 26, 2018. (Photo by Jewel SAMAD / AFP)

KOMPAS.com - Pelari andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, akan mengikuti dua kejuaraan di China sebagai persiapan Olimpiade 2020 Tokyo.

Dua kejuaraan itu adalah 9th Asian Indoor Championships pada 12-13 Februari dan World Athletics Indoor Tour satu bulan berselang.

Menurut pelatih lari jarak pendek Indonesia, Eni Nuraeni, Zohri diharapkan bisa memperbaiki catatan waktunya pada dua ajang tersebut.

"Pertengahaan Februari dan Maret Zohri akan ikut kejuaraan Asia dan dunia di China. Kejuaraan itu penting karena kualifikasi untuk tampil di Olimpiade masih berjalan hingga Juni," kata Eni dikutip dari Antara.

"Dua kejuaraan itu berguna untuk Zohri agar terbiasa bertanding. Selain itu, Zohri juga harus bisa memperbaiki hasil yang diraih di Osaka (Jepang) kemarin," ujar Eni menambahkan.

Baca juga: Lalu Muhammad Zohri Gagal ke Semifinal Kejuaraan Dunia Atletik 2019

Di Jepang, Zohri mengikuti ajang Seiko Golden Prix 2019. Saat itu, Zohri mampu finis di urutan ketiga dengan catatan waktu 10.03 detik.

Hasil itu memastikan Zohri meraih satu tiket tampil di Olimpiade 2020.

Zohri lolos karena berhasil menembus batas waktu minimal 10,05 detik untuk kategori lari 100 meter.

Terkait dengan dua kejuaraan di China, Zohri merasa masih membutuhkan waktu persiapan karena turun di nomor 60 meter yang bukan spesialisasinya.

"Lari 100 meter dan 60 meter ada bedanya. Semua orang tahu saya sangat lambat saat start, apalagi ini lari 60 meter. Nanti musuh saya dari Asia, pasti sangat kuat," kata Zohri.

"Saya berharap bisa memberikan prestasi untuk Indonesia. Apalagi, saya belum pernah ikut kejuaraan atletik indoor," ujar Zohri menambahkan.

Baca juga: Maria Londa dan Lalu Muhammad Zohri Mulai Persiapkan Target Baru

Zohri menjadi atlet Indonesia yang sangat diharapkan bisa berprestasi di Olimpiade 2020 Tokyo.

Hal ini tidak lepas dari keberhasilan Zohri menjadi juara dunia lari 100m pada kejuaraan dunia atletik U-20 2018 lalu. Setelah kejuaraan dunia, Zohri langsung turun di Asian Games 2018.

Zohri gagal meraih medali nomor individu karena hanya bisa finis di urutan ketujuh lari 100m putra. Untuk nomor beregu, Zohri dkk meraih medali perak dari nomor estafet 100m putra.

Hasil di Asian Games 2018 terbilang baik karena Zohri tidak ditarget apa pun oleh Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X