Hanya Ada 39 Persen Pemain Era Fakhri Husaini yang Masuk Timnas U19

Kompas.com - 18/01/2020, 19:20 WIB
Timnas U19 Indonesia memulai latihan perdana plus seleksi di Stadion Wibawa Mukti, Senin (13/1/2020). DOK. PSSITimnas U19 Indonesia memulai latihan perdana plus seleksi di Stadion Wibawa Mukti, Senin (13/1/2020).

KOMPAS.com - PSSI resmi merilis 28 pemain timnas U19 Indonesia yang bakal dibawa ke Chiang Mai, Thailand.

Sebanyak 28 nama pemain tersebut didapat setelah mereka mengikuti seleksi di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi pada 13-17 Januari 2020.

Uniknya, tidak ada Beckham Putra Nugraha, Rendy Juliansyah, dan Mochammad Supriadi yang notabene adalah pemain timnas U19 era pelatih Fakhri Husaini.

Sebelumnya, manajer sekaligus pelatih timnas Indonesia asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, merencanakan 30 pemain yang bakal diboyong ke Thailand.

Baca juga: Rencana Bima Sakti bersama Timnas U16 Sebelum Hadapi AFC Cup

Akan tetapi, Shin meralatnya dan mengumumkan bahwa hanya 28 pemain yang bakal dibawa untuk pemusatan latihan selanjutnya.

Dari 28 daftar pemain yang diumumkan, hanya 39 persen saja alumni besutan Fakhri Husaini.

Lebih tepatnya, hanya ada 11 dari 28 pemain yang pernah merasakan tempaan Fakhri Husaini.

Mereka adalah dua kiper Ernando Ari Sutaryadi dan Muhammad Adisatryo.

Empat pemain belakang yaitu Rizky Ridho Ramadhani, Alfeandra Dewangga Santosa, Komang Teguh Trisnanda, dan Amiruddin Bagas Kaffa.

Baca juga: Jelang Piala AFF dan AFC, Timnas U-16 Mulai Lakukan Persiapan

Di lini tengah ada Braif Fatar, The Fillo Da Costa Numberi, dan Witan Sulaeman.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku

Sumber PSSI
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X