Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jawaban dari Soal "Lagu 'Waktu Hujan Sore-Sore' Berasal dari"

Kompas.com - 11/06/2024, 14:00 WIB
Retia Kartika Dewi

Penulis

KOMPAS.com - Dalam kesenian, kita mengenal seni musik.

Salah satu seni musik yang merupakan ciri khas di Indonesia adalah keberagaman lagu daerah.

Dilansir dari buku Paradigma Pendidikan Praktis dalam Pembelajaran Seni Musik untuk Anak (2023) oleh Nur Fajrie, dijelaskan mengenai pengertian lagu daerah.

Baca juga: 15 Contoh Lagu Daerah di Indonesia

Menurut Malatu, lagu daerah adalah lagu yang pada awalnya hanya berkembang di suatu daerah dan dinyanyikan oleh masyarakat di daerah tersebut.

Selain itu, lagu daerah berfungsi membantu untuk mengiringi pertunjukan permainan tradisional, sebagai alat untuk berkomunikasi, dan untuk kegiatan upacara adat daerah setempat.

Berikut pertanyaan mengenai lagu daerah yang beredar di media sosial:

Baca juga: 125 Nama Lagu Daerah beserta Asalnya

Pertanyaan

Lagu "Waktu Hujan Sore-Sore" berasal dari ....

A. Maluku
B. Bali
C. Papua
D. Madura

Jawab:

Lagu "Waktu Hujan Sore-Sore" berasal dari Maluku. Jawaban (A).

Baca juga: 18 Judul Lagu Daerah Sumatra Barat, Apa Saja?

Lagu daerah asal Maluku

Dikutip dari buku Ringkasan Pengetahuan Sosial (2017) oleh Rachmat, berikut beberapa lagu daerah yang berasal dari Maluku:

  • Ayo Mama
  • Buka Pintu
  • Burung Kakatua
  • Burung Tantina
  • Goro Gorone
  • Gunung Salahatu
  • Huhatee
  • Kole Kole
  • Lembe Lembe
  • Mande Mande
  • Ole Sioh
  • Saule
  • Sarinande
  • Sayang Kene
  • Sudah Berlayar
  • Waktu Hujan Sore-Sore
  • Tanase

Itulah penjelasan mengenai pengertian lagu daerah, dan beberapa contoh judul lagu daerah asal Maluku.

Baca juga: 10 Nama Lagu Daerah Sumatra Barat, Apa Saja?

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Apa Itu Komunikasi Virtual?

Apa Itu Komunikasi Virtual?

Skola
Hubungan antara Sampiran dengan Isi Pantun

Hubungan antara Sampiran dengan Isi Pantun

Skola
Slide: Pengertian dan Fungsinya

Slide: Pengertian dan Fungsinya

Skola
Pengertian Integritas Beserta Ciri-cirinya

Pengertian Integritas Beserta Ciri-cirinya

Skola
100 Nama Kurawa dalam Pewayangan Jawa dan Sejarah Kelahirannya

100 Nama Kurawa dalam Pewayangan Jawa dan Sejarah Kelahirannya

Skola
Ukara Pitakon: Pengertian, Jenis, dan Contoh

Ukara Pitakon: Pengertian, Jenis, dan Contoh

Skola
Jenis Teks Informasi Bahasa Jawa dan Fungsinya

Jenis Teks Informasi Bahasa Jawa dan Fungsinya

Skola
Istilah Ariwarti dan Kalawarti dalam Bahasa Jawa

Istilah Ariwarti dan Kalawarti dalam Bahasa Jawa

Skola
Teks Argumentasi Bahasa Jawa: Pengertian, Struktur, dan Contoh

Teks Argumentasi Bahasa Jawa: Pengertian, Struktur, dan Contoh

Skola
3 Contoh Teks Persuasi Bahasa Jawa

3 Contoh Teks Persuasi Bahasa Jawa

Skola
Teks Eksposisi Bahasa Jawa: Tujuan, Struktur, Karakter, dan Contoh

Teks Eksposisi Bahasa Jawa: Tujuan, Struktur, Karakter, dan Contoh

Skola
Jenis-Jenis Teks Bahasa Jawa

Jenis-Jenis Teks Bahasa Jawa

Skola
Rumah Joglo dan Konstruksi Kebudayaan Jawa

Rumah Joglo dan Konstruksi Kebudayaan Jawa

Skola
Simbol-simbol Tradisi dalam Budaya Jawa

Simbol-simbol Tradisi dalam Budaya Jawa

Skola
Simbolisme Religi dalam Budaya Jawa

Simbolisme Religi dalam Budaya Jawa

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com