Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Perangkat Lunak Antiplagiasi yang Perlu Diketahui

Kompas.com - 29/05/2024, 15:00 WIB
Retia Kartika Dewi

Penulis

KOMPAS.com - Semakin tingginya kesadaran untuk menghasilkan karya orisinal membuat software atau perangkat lunak pemeriksa plagiasi semakin dibutuhkan.

Seseorang dapat terjebak dengan tuduhan plagiasi yang sebetulnya belum tentu ia lakukan.

Biasanya hal itu dapat terjadi karena kurangnya perhatian atau pengetahuan yang memadai tentang plagiasi.

Baca juga: Perbedaan Software dan Aplikasi

Seperti kita tahu, istilah plagiasi diambil dari kata "plagiat".

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), plagiat adalah pengambilan karangan (pendapat dan sebagainya) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat dan sebagainya) sendiri, misalnya menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri; jiplakan.

Dilansir dari buku Antisipasi Plagiasi dengan Software Anti-Plagiasi (2018) oleh Ridwan Sanjaya, dijelaskan mengenai beberapa perangkat lunak antiplagiasi, seperti:

  1. Viper (www.scanmyessay.com)
  2. Plagscan (www.plagscan.com)
  3. Duplichecker (www.duplichecker.com)
  4. Plagiarisma (www.plagiarisma.net)
  5. Turnitin (www.turnitin.com)
  6. Unicheck (www.unicheck.com)

Baca juga: Apa itu Software?

Setelah menggunakan menggunakan berbagai software antiplagiasi di atas, muncul pertanyaan berapakah persentase plagiasi yang diperbolehkan?

Jawabannya tentu saja 0% atau tidak boleh ada plagiasi.

Tetapi dalam beberapa institusi pendidikan terdapat toleransi batasan maksimum kemiripan yang diperbolehkan.

Apabila kemiripan yang ditemukan cukup signifikan atau cukup tinggi, kemungkinan plagiasi juga semakin besar.

Adapun software pemeriksa plagiasi hanya memeriksa kemiripan tulisan dengan rujukan.

Kemiripan ide yang tidak sama konten tertulisnya, tidak dapat dideteksi dengan menggunakan alat bantu ini.

Namun demikian, sebagian besar tugas mendeteksi plagiasi kini sudah tidak lagi hanya mengandalkan intuisi atau insting dosen pembimbing saja tetapi sudah semakin dimudahkan dengan adanya data rujukan yang detail.

Baca juga: Pengertian dan Contoh Hardware, Software, dan Brainware

Penggunaan gratis

Keenam software antiplagiasi di atas dapat digunakan secara gratis.

Penggunaan software gratis di dalam institusi pendidikan biasanya diterapkan pada awal-awal pengenalan budaya anti-plagiasi karena frekuensi penggunaan yang belum terlalu sering dan untuk kepentingan menampilkan cara kerja software pemeriksaan plagiasi.

Setelah fase pengenalan telah dilalui, umumnya frekuensi penggunaan dan jumlah artikel yang diperiksa akan meningkat drastis sehingga dibutuhkan software lain yang mampu mengelola pemeriksaan artikel dalam jumlah yang banyak dan lebih cepat.

Pada fase selanjutnya, kebutuhan software antiplagiasi meningkat pada integrasi dengan semua proses pembelajaran.

Sehingga muncul kebutuhan peningkatan kuota pemeriksaan artikel menjadi tidak terbatas jumlahnya.

Itulah penjelasan mengenai beberapa software atau perangkat lunak antiplagiasi.

Baca juga: Perangkat Lunak (Software) Komputer: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Senyawa Alkaloid: Pengertian dan Contohnya

Senyawa Alkaloid: Pengertian dan Contohnya

Skola
Di Mana Habitat Tumbuhan Lumut?

Di Mana Habitat Tumbuhan Lumut?

Skola
Unsur Paling Melimpah di Kerak Bumi

Unsur Paling Melimpah di Kerak Bumi

Skola
Apa yang Dimaksud dengan Reaktivitas Kimia Unsur?

Apa yang Dimaksud dengan Reaktivitas Kimia Unsur?

Skola
Rumus Keliling Segitiga Sama Kaki beserta Contoh Soalnya

Rumus Keliling Segitiga Sama Kaki beserta Contoh Soalnya

Skola
Komunikasi Krisis: Pengertian dan Contohnya

Komunikasi Krisis: Pengertian dan Contohnya

Skola
Hipotesis atau Hipotesa, Bagaimana Penulisannya yang Tepat?

Hipotesis atau Hipotesa, Bagaimana Penulisannya yang Tepat?

Skola
4 Contoh Modernisasi dalam Upaya Pelestarian Budaya

4 Contoh Modernisasi dalam Upaya Pelestarian Budaya

Skola
6 Sumber Utama Penambahan Devisa Negara

6 Sumber Utama Penambahan Devisa Negara

Skola
Rumus Keliling Persegi Panjang beserta Contoh Soalnya

Rumus Keliling Persegi Panjang beserta Contoh Soalnya

Skola
Apa itu Senyawa Amina?

Apa itu Senyawa Amina?

Skola
20 Contoh Kata Berimbuhan Ter- beserta Maknanya

20 Contoh Kata Berimbuhan Ter- beserta Maknanya

Skola
Senyawa Organik Mudah Menguap: Pengertian dan Contohnya

Senyawa Organik Mudah Menguap: Pengertian dan Contohnya

Skola
Mengapa Besi dapat Memuai?

Mengapa Besi dapat Memuai?

Skola
Mengapa Alga Tidak Termasuk Kingdom Plantae?

Mengapa Alga Tidak Termasuk Kingdom Plantae?

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com