Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengapa Permukaan Logam Berkilau saat Terkena Cahaya?

Kompas.com - 24/05/2024, 21:00 WIB
Silmi Nurul Utami

Penulis

KOMPAS.com - Logam seperti emas, perak, dan timah, memiliki permukaan yang berkilauan saat terkena cahaya. Mengapa permukaan logam dapat berkilau saat terkena cahaya? Berikut adalah penjelasannya!

Manusia dapat melihat sesuatu karena adanya cahaya. Partikel cahaya berupa foton yang mengenai suatu benda dapat dipantulkan oleh benda tersebut. 

Pantulan tersebutlah yang ditangkap oleh mata sebagai benda yang kita lihat. Hal ini berlaku juga ketika kita melihat logam yang berkilauan. 

Dilansir dari Structure & Reactivity in Organic, Biological and Inorganic Chemistry, kilauan logam disebabkan oleh elektron bebas yang terdapat pada ikatan logam. 

Baca juga: Ikatan Logam: Definisi, Sifat-Sifat, Pembentukan dan Contohnya

Ikatan logam membuat logam memiliki sejumlah elektron bebas di permukaannya. 

Ketika logam terkena cahaya, foton akan terserap ke dalam logam. Hal tersebut mendorong terjadinya eksitasi elektron. 

Dilansir dari Chemistry LibreTexts, elektron terdorong ke tingkat energi yang lebih tinggi dan turun kembali ke tingkat energi yang lebih rendah sembari memancarkan foton. 

Foton yang dipancarkan itulah yang ditangkap oleh mata sebagai kilauan logam. 

Sederhananya, logam memancarkan kembali foton saat terkena cahaya, sehingga terlihat berkilauan. 

Baca juga: Jawaban dari Soal Tentukan Energi Foton dari Seberkas Cahaya

Hal ini juga berkaitan dengan warna kilauan yang dihasilkan oleh berbagai jenis logam. 

Dilansir dari Engineering LibreTexts, perak refleksitas (kemampuan memantulkan cahaya) yang tinggi pada rentang spektrum tampak. 

Artinya, sebagian besar cahaya yang mengenainya akan dipantulkan sehingga kilauan perak terlihat tidak berwarna ketika terkena cahaya. 

Sedangkan, emas cenderung menyerap cahaya biru dan ungu. Tetapi, memantulkan cahaya kuning. 

Sehingga, emas terlihat memiliki warna kuning yang berkilauan ketika terkena oleh cahaya. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com