Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Proses Pembuatan Bir oleh Mikroorganisme

Kompas.com - 17/02/2024, 19:00 WIB
Silmi Nurul Utami

Penulis

KOMPAS.com – Ada banyak minuman yang dibuat dengan bantuan mikroorganisme, salah satunya adalah bir. Bir merupakan minuman beralkohol yang terbuat dari air, malt, hop, dan ragi, berikut adalah penjelasannya!

Bir adalah minuman beralkohol yang menjadi salah satu minuman paling banyak di konsumsi di dunia.

Bir dibuat melalui fermentasi oleh mikroorganisme yang disebut sebagai ragi. Ragi bir utama adalah Saccharomyces cerevisae dan Saccharomyces uvarum atau Saccharomyces pastorianus.

Proses pembuatan bir adalah dimulai dengan membuat wort.

Baca juga: Ciri-ciri Fermentasi Alkohol

Dilansir dari Biology LibreTexts, wort adalah cairan manis hasil pemecahan pati dalam biji-bijian (dalam kasus ini adalah malt).

Wort adalah cairan manis yang mengandung sekitar 10 persen gula dari berat totalnya. Hop kemudian ditambahkan ke dalam cairan tersebut.

Dilansir dari Microbe Notes, hop ditambahkan sebagai zat penstabil dan pengawet yang memberikan rasa pahit juga aroma yang khas pada bir.

Wort kemudian akan ditambahkan ragi. Mikroorganisme dalam ragi kemudian akan memulai proses fermentasi alkohol.

Baca juga: Perbedaan Respirasi Aerob dan Fermentasi

Dilansir dari How Stuff Work, mikroorganisme akan mengubah glukosa dalam wort menjadi etil alkohol dan gas karbon dioksida.

Biasanya, proses fermentasi tersebut memerlukan waktu sekitar 14 hari pada suhu 15 hingga 24 °C.

Hal tersebut menghasilkan bir yang memiliki kandungan alkohol. Karbon dioksida yang dihasilkan kemudian akan digunakan untuk membuat bir berkarbonasi.

Adapun, ragi yang digunakan dalam proses fermentasi juga mengandung banyak mineral esensial seperti vitamin B, magnesium, fosfor, potassium, biotik, dan asam fenolik.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

15 Contoh Kalimat Menggunakan Who, Whom, dan Whose

15 Contoh Kalimat Menggunakan Who, Whom, dan Whose

Skola
Jeneng Satriya lan Kasatriyane

Jeneng Satriya lan Kasatriyane

Skola
Komunitas Sosial: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Komunitas Sosial: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Skola
Tembung Tegese Sanalika Basa Jawa

Tembung Tegese Sanalika Basa Jawa

Skola
4 Unsur Stratifikasi Sosial

4 Unsur Stratifikasi Sosial

Skola
Arane Panggonan Bahasa Jawa

Arane Panggonan Bahasa Jawa

Skola
Bedanya Akulturasi dan Asimilasi

Bedanya Akulturasi dan Asimilasi

Skola
13 Patrape Linggih

13 Patrape Linggih

Skola
5 Dampak atau Akibat Berita Bohong

5 Dampak atau Akibat Berita Bohong

Skola
8 Ciri-ciri Berita Bohong atau Hoaks yang Perlu Diketahui

8 Ciri-ciri Berita Bohong atau Hoaks yang Perlu Diketahui

Skola
7 Jenis Berita Bohong atau Hoaks yang Perlu Diketahui

7 Jenis Berita Bohong atau Hoaks yang Perlu Diketahui

Skola
Pengertian dan Cara Mengantisipasi Berita Hoaks

Pengertian dan Cara Mengantisipasi Berita Hoaks

Skola
Mengapa Meteor yang Jatuh ke Bumi Tampak Berpijar?

Mengapa Meteor yang Jatuh ke Bumi Tampak Berpijar?

Skola
Metode Komunikasi: Pengertian dan Contohnya

Metode Komunikasi: Pengertian dan Contohnya

Skola
Mengapa Pelaku Usaha Harus Tahu Pesaingnya?

Mengapa Pelaku Usaha Harus Tahu Pesaingnya?

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com