Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Contoh Tembang Macapat Gambuh dalam Bahasa Jawa

Kompas.com - 03/02/2024, 18:30 WIB
Retia Kartika Dewi

Penulis

KOMPAS.com - Manusia akan mengalami tembang yang dinamakan dengan tembang Gambuh.

Dikutip dari buku Filsafatku (2020) oleh Wafa Aldawamy, tembang Gambuh sendiri memiliki arti cocok atau jodoh.

Tembang Macapat Gambuh berasal dari kata "jumbuh" yang berarti cocok atau setuju. Bila sudah saling cinta atau cocok, maka dijodohkanlah antara laki-laki dan perempuan yang sudah mempunyai rasa saling cinta tersebut.

Tembang ini menggambarkan komitmen manusia yang sudah menyatakan cinta dan siap untuk berumah tangga. Karena kecocokan itulah dua insan akan mengarungi hidup seiring sejalan.

Berdasarkan buku Proyek Keterampilan Menulis Berbahasa Jawa (2022) oleh Endang Sri Maruti, secara konvensional puitika tembang macapat gambuh berdasarkan guru wilangan dan guru lagunya, yakni:  7-u, 10-u, 12-i, 8-u, 8-o.

Baca juga: Bahasa Jawa, Tak Cuma Dipakai di Indonesia

Contoh tembang gambuh

Dilansir dari buku Warisan: Geguritan Macapat (1983) oleh Suwardi, berikut contoh tembang gambuh:

Contoh tembang gambuh 1

Ingkang perlu cinatur,
tembang Gambuh kang maweh sesuluh,
najan amung sembur-sembur adas nanging,
lowung kena kanggo sangu,
aneng urip dadi conto.

Contoh tembang gambuh 2

Yen ati lagi bingung,
petanana sakehe tingkahmu,
kang kapungkur kudu enggal dan beresi,
aja nandho urusanmu,
awit iku bisa ngendhog.

Contoh tembang gambuh 3

Sing kudu disinau,
kang baku kadewasan dhirimu,
marga siru iku padha karo uwit,
ora pijer miyur-miyur,
ngadeg jejeg kudu bakoh.

Baca juga: Unggah-Ungguh Bahasa Jawa

Contoh tembang gambuh 4

Ndedonga iku perlu,
ngrumangsani yen manungsa iku,
kabeh kagungane Ingkang Maha Widi,
sabar nrima lawan nyebut,
ora kena srota-sroto.

Contoh tembang gambuh 5

Yen sira grasa-grusu,
sakeh tindak mesthi gampang kleru,
mangka jeneng kleru iku mbebayani,
tumrap urip bisa kojur,
ora wurung dadi repot.

Contoh tembang gambuh 6

Pitadosa kalamun,
urip iki gampang yen dietung,
kanthi nalar sebab kabeh iku yekti,
ditandangi bisa rampung,
yen awak tan gampang nglokro.

Contoh tembang gambuh 7

Sekar gambuh ping catur,
kang cinatur,
polah kang kalantur,
tanpo tutur katulo-tulo katali,
kadaluwarso katutur,
katutuh pan dadi awon.

Itulah pengertian dari tembang macapat gambuh beserta contohnya.

Baca juga: 4 Fungsi Keraton dalam Budaya Jawa

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Siapa yang Bertanggung Jawab dalam Firma?

Siapa yang Bertanggung Jawab dalam Firma?

Skola
Kalimat Penjelas: Pengertian dan Ciri-cirinya

Kalimat Penjelas: Pengertian dan Ciri-cirinya

Skola
14 Unsur Tatahan dalam Wayang Kulit

14 Unsur Tatahan dalam Wayang Kulit

Skola
Pengertian 'Lakon' dan Jenisnya dalam Pementasan Wayang Purwa

Pengertian "Lakon" dan Jenisnya dalam Pementasan Wayang Purwa

Skola
Pengertian 'Sanggit' dalam Dunia Pewayangan

Pengertian "Sanggit" dalam Dunia Pewayangan

Skola
Kisah Perang Bharatayuddha dalam Pewayangan Jawa

Kisah Perang Bharatayuddha dalam Pewayangan Jawa

Skola
Mengenal Tokoh Wayang Togog

Mengenal Tokoh Wayang Togog

Skola
Karakter Tokoh Dewi Sinta dalam Versi Ramayana

Karakter Tokoh Dewi Sinta dalam Versi Ramayana

Skola
Penokohan dalam Cerita Wayang Ramayana beserta Karakternya

Penokohan dalam Cerita Wayang Ramayana beserta Karakternya

Skola
Mengenal Pewayangan Mahabharata

Mengenal Pewayangan Mahabharata

Skola
Apa Itu Komunikasi Bencana?

Apa Itu Komunikasi Bencana?

Skola
Pengertian Pasar Global dan Ciri-cirinya

Pengertian Pasar Global dan Ciri-cirinya

Skola
Instrumen Perlindungan Hak Asasi PBB

Instrumen Perlindungan Hak Asasi PBB

Skola
Ciri-ciri Teks Argumentasi, Apa Saja?

Ciri-ciri Teks Argumentasi, Apa Saja?

Skola
Mengenal Cerita Fiksi dan Nonfiksi

Mengenal Cerita Fiksi dan Nonfiksi

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com