Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/09/2023, 22:00 WIB
Silmi Nurul Utami

Penulis

KOMPAS.comSel volta adalah sel elektrokimia yang menghasilkan energi listrik dari energi kimia. Apa dasar teori sel volta? Dasar teori sel volta adalah:

Reaksi redoks

Dasar teori sel volta adalah reaksi redoks.

Dilansir dari Chemistry Talk, reaksi redoks terjadi ketika suatu zat yang disebut zat pengoksidasi mengoksidasi zat lain dengan mengambil elektron untuk kemudian direduksi.

Reaksi redoks sel volat berlangsung secara spontan, artinya reaksi redoks sel volta tidak menggunakan energi untuk menghasilkan listrik.

Baca juga: 3 Konsep Dasar Reaksi Redoks

Larutan elektrolit

Dasar teori sel volta selanjutnya adalah larutan elektrolit. Di mana sel volta menggunakan larutan elektrolit untuk menghubungkan kedua elektrodanya.

Elektrolit tersebut dinamakan sebagai jembatan garam.

Dilansir dari Chemistry LibreTexts, elektrolit berfungsi melengkapi rangkaian dengan membawa muatan listrik dan menjaga netralitas sistem dengan mengizinkan ion bermigrasi.

Elektrolit digunakan karena sifatnya yang dapat menghantarkan listrik (elektron) dan juga ion-ion.

Baca juga: Mengapa Larutan Elektrolit dapat Menghantarkan Listrik?

Potensial listrik

Dasar teori sel volta lainnya adalah potensial listrik. Di mana arus listrik yang dihasilkan sel volta ada karena adanya potensial listrik.

Anoda sel volta mengalami oksidasi sehingga melepaskan elektronnya dan menjadi bermuatan negatif. Adapun, katoda sel volta mengakami reduksi dan menjadi bermuatan positif.

Karena perbedaan potensial tesebut, elektron mengalir dari anoda ke katoda dan menyebabkan adanya arus listrik.

Hukum Faraday

Dasar teori sel volta selanjutnya adalah hukum Faraday yang dikemukakan oleh Michael Faraday pada tahun 1833.

Baca juga: Hukum Faraday I dan II tentang Elektrolisis

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, menurut hukum Faraday zat yang dihasilkan pada elektroda berbanding lurus dengan jumlah muatan yang mengalir.

Jumlah zat yang dimaksud adah endapan yang terbentuk pada katoda selama reaksi redoks berlangsung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com