KOMPAS.com – Nyamuk merupakan kelompok serangga yang memiliki antena. Namun, tahukah kamu apa fungsi antena pada nyamuk? Fungsi antena pada nyamuk adalah:
Fungsi antena pada nyamuk yang pertama adalah membedakan jenis kelamin nyamuk.
Baca juga: Mengapa Nyamuk Menyukai Warna Hitam?
Dilansir dari National Environment Agency, nyamuk jantan memiliki antena yang lebat dan berbulu, sedangkan nyamuk betina memiliki antenna yang tidak terlalu berbulu.
Bulu pada antena nyamuk jantan panjangnya makin berkurang makin ke ujung antena, membuatnya terlihat seperti pohon cemara.
Fungsi antena pada nyamuk selanjutnya adalah sebagai alat untuk mencari pasangan.
Di mana bulu-bulu antena nyamuk jantan sensitif terhadap getaran dan suara yang dihasilkan oleh kepakan nyamuk betina.
Baca juga: Mengenal Siklus Hidup Nyamuk
Bulu antena nyamuk jantan akan bergetar sesuai dengan frekuensi kepakan sayap nyamuk betina. Getaran tersebut kemudian ditransmisikan sebagai sinyal listrik ke otak.
Dilansir dari Ask Nature, frekuensi 380 Hz (suara kepakan nyamuk betina) menunjukkan adanya nyamuk betina di dekatnya sehingga membantu nyamuk jantan untuk mengenalinya secara efisien untuk tujuan reproduksi.
Seperti yang kita ketahui, hanya nyamuk betina yang menggigit manusia. Mereka melakukannya untuk mendapatkan protein yang dibutuhkan bagi perkembangan telurnya.
Baca juga: Jenis Nyamuk Penghisap Darah Manusia
Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention, antena nyamuk betina berfungsi mendeteksi karbon dioksida yang dikeluarkan dari napas dan pergerakan udara seseorang.
Dengan begitu, nyamuk betina dapat mendeteksi manusia ataupun hewan yang kulitnya dapat digigit dari jauh ataupun dalam kondisi gelap.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.