Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Proses Ketukan (Knocking) pada Mesin Karena Bahan Bakar

Kompas.com - 08/09/2023, 19:00 WIB
Silmi Nurul Utami

Penulis

KOMPAS.com – Ketika menggunakan kendaraan berbahan bakar bensin, kerap terdengar suara ketukan atau ping. Proses knocking atau ketukan pada mesin disebabkan oleh pembakaran dini dan tidak merata, berikut adalah penjelasannya!

Ketukan atau knocking pada mesin adalah bunyi yang disebabkan oleh pembakaran dini sebagian bahan bakar yang terkompresi dalam silinder mesin.

Terjadinya ketukan dapat disebabkan oleh kualitas bahan bakar. Bahan bakar berkualitas rendah memiliki nilai oktan yang rendah.

Dilansir dari Chemistry LibreTexts, nilai oktan adalah ukuran kemampuan bahan bakar untuk terbakar dalam mesin tanpa adanya ketukan atau bunyi ping.

Baca juga: Senyawa yang Menentukan Kualitas Bensin

Idealnya ketika busi menyalakan bahan bakar, pembakaran akan terjadi di titik awal dan menyebar secara merata ke arah luar.

Namun, hal tersebut tidak terjadi pada ketukan karena pembakaran terjadi sebelum waktunya (pembakaran dini) dan pembakaran terjadi secara tidak merata.

Di mana sebagian muatan menyala secata spontan, membuat pembakaran menjadi tidak merata dan tidak terkendali.

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, pembakaran dini menghasilkan gelombang tekanan frekuensi tinggi yang intens sehingga membuat bagian-bagian mesin bergetar.

Baca juga: Pembakaran Sempurna Senyawa Hidrokarbon

Gelombang fekuensi tinggi tersebutlah yang menghasilkan ketuka atau bunyi ping pada mesin.

Ketukan berdampak buruk bagi mesin karena dapat menyebabkan rusaknya katup, piston, dan komponen lainnya pada mesin.

Dilansir dari How Stuff Works, pembakaran dini yang menghasilkan ketukan juga menyebabkan sisa komponen serta serpihan yang menempel pada bagian ruangan.

Serpihan tersebut akan terus mengendap dan mengganggu pembakaran bensin. Hasilkan, ketukan akan lebih mudah terjadi.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Pengertian dan Ciri-ciri Komunikasi Efektif

Pengertian dan Ciri-ciri Komunikasi Efektif

Skola
Berpikir atau Berfikir, Mana Penulisan yang Benar?

Berpikir atau Berfikir, Mana Penulisan yang Benar?

Skola
Sumber Sekunder: Pengertian dan Contohnya

Sumber Sekunder: Pengertian dan Contohnya

Skola
Ciri-ciri Komet dan Jenisnya

Ciri-ciri Komet dan Jenisnya

Skola
Apa yang Dimaksud dengan Sel Haploid?

Apa yang Dimaksud dengan Sel Haploid?

Skola
Hewan Ternak: Pengertian dan Contohnya

Hewan Ternak: Pengertian dan Contohnya

Skola
Mengapa Air Termasuk Senyawa Anorganik?

Mengapa Air Termasuk Senyawa Anorganik?

Skola
Apa yang Dimaksud dengan Mikoriza?

Apa yang Dimaksud dengan Mikoriza?

Skola
Jawaban dari Soal 'Muatan Listrik 120 C Berpindah'

Jawaban dari Soal "Muatan Listrik 120 C Berpindah"

Skola
Interrogative Pronouns: Pengertian, Jenis, dan Contoh Kalimatnya

Interrogative Pronouns: Pengertian, Jenis, dan Contoh Kalimatnya

Skola
Senyawa yang Diperlukan dalam Reaksi Glikolisis

Senyawa yang Diperlukan dalam Reaksi Glikolisis

Skola
Mengapa Merkuri Berbahaya?

Mengapa Merkuri Berbahaya?

Skola
Mengapa Tulang Burung Berongga?

Mengapa Tulang Burung Berongga?

Skola
20 Cara Menghemat Listrik agar Tagihan Tidak Membengkak

20 Cara Menghemat Listrik agar Tagihan Tidak Membengkak

Skola
Cara Menghitung Besarnya Energi Listrik yang Dipakai

Cara Menghitung Besarnya Energi Listrik yang Dipakai

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com