Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Fungsi Alat Musik Tradisional dalam Komposisi Musik

Kompas.com - 21/03/2023, 19:00 WIB
Silmi Nurul Utami

Penulis

KOMPAS.com – Alat musik tradisional memiliki berbagai fungsi dalam kesenian, salah satunya adalah dalam komposisi musik. Apa fungsi alat musik tradisional dalam komposisi musik? Berikut adalah penjelasannya!

Menurut Naning Widayati dalam Jenis dan Fungsi Alat Musik Tradisional Seni Budaya (Musik) Kelas X (2020), fungsi alat musik tradisional dalam komposisi musik adalah:

Baca juga: Daftar Alat Musik Tradisional di Indonesia

Sebagai pola ritme dan irama

Fungsi alat musik tradisional dalam komposisi musik adalah sebagai pola ritme dan irama.

Dilansir dari Hello Music Theory, ritme dalam musik adalah pola bunyi dan hening yang terjadi sepanjang waktu.

Di mana alat musik tradisional yang dimainkan memberikan ritme dan irama sebagai ketukan juga tempo dalam komposisi musik.

Alat musik tradisional sebagai pola ritme dan irama, biasnaya tidak memiliki nada namun menjadi seperti detak jantung dalam suatu komposisi musik.

Baca juga: 10 Contoh Alat Musik Ritmis 

Alat musik tradisional yang berfungsi sebagai pola ritme dan irama disebut juga sebagai alat musik ritmis. Contohnya adalah tifa, gong, saron, bedug, tamborin, dan juga kendang.

Sebagai melodi utama

Fungsi alat musik tradisional dalam komposisi musik yang selanjutnya adalah sebagai melodi utama.

Dilansir dari Lumen Learning, melodi adalah serangkaian not (suara dengan nada dan durasi tertentu) yang dimainkan satu per satu.

Alat musik tradisional dapat menghasilkan nada dan not yang berbeda. Not tersebut kemudian dirangkai menjadi melodi utama dari suatu komposisi musik.

Baca juga: 10 Alat Musik Melodis

Contoh alat musik tradisional yang meneghasilkan melodi utama adalah angklung, sasando, dan rebab.

Sebagai pengiring melodi

Fungsi alat musik tradisional dalam komposisi musik yang terakhir adalah sebagai pengiring melodi.

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, pengiring dalam musik adalah bagian tambahan dari suatu komposisi yang dirancang untuk mendukung atau menghilangkan melodi utama.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Apa Itu Komunikasi Bencana?

Apa Itu Komunikasi Bencana?

Skola
Pengertian Pasar Global dan Ciri-cirinya

Pengertian Pasar Global dan Ciri-cirinya

Skola
Instrumen Perlindungan Hak Asasi PBB

Instrumen Perlindungan Hak Asasi PBB

Skola
Ciri-ciri Teks Argumentasi, Apa Saja?

Ciri-ciri Teks Argumentasi, Apa Saja?

Skola
Mengenal Cerita Fiksi dan Nonfiksi

Mengenal Cerita Fiksi dan Nonfiksi

Skola
Kalimat Majemuk Setara: Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya

Kalimat Majemuk Setara: Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya

Skola
Bedanya Konjungsi Koordinatif dan Subordinatif

Bedanya Konjungsi Koordinatif dan Subordinatif

Skola
Peribahasa: Pengertian, Ciri-ciri, Fungsi, dan Contohnya

Peribahasa: Pengertian, Ciri-ciri, Fungsi, dan Contohnya

Skola
Mengenal 3 Struktur Teks Deskripsi

Mengenal 3 Struktur Teks Deskripsi

Skola
Rumus Luas Jajaran Genjang beserta Contoh Soal dan Jawabannya

Rumus Luas Jajaran Genjang beserta Contoh Soal dan Jawabannya

Skola
Jawaban dari Soal 'Luas Alas Suatu Kubus 25 Cm^2'

Jawaban dari Soal "Luas Alas Suatu Kubus 25 Cm^2"

Skola
Apa Itu Komunikasi CSR?

Apa Itu Komunikasi CSR?

Skola
Bagaimana Cara Memahami Isi Teks Nonfiksi?

Bagaimana Cara Memahami Isi Teks Nonfiksi?

Skola
Jaringan Nirkabel (Wireless): Pengertian dan Fungsinya

Jaringan Nirkabel (Wireless): Pengertian dan Fungsinya

Skola
Contoh Fenomena Antroposfer, Apa Saja?

Contoh Fenomena Antroposfer, Apa Saja?

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com